Dunia Mulai Lirik Pangan RI, Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Beras dan Pupuk
GORONTALO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara saat ini mulai meminta pasokan komoditas pang
NASIONAL
JAKARTA -Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), hari ini. Firli sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada 22 November 2023.
Kuasa hukum Firli Bahuri mengonfirmasi rencana kunjungan ke Mapolda Metro Jaya pada Kamis pagi. Kedatangan mereka bertujuan untuk menyerahkan surat kepada Kapolda Metro Jaya, meski isi surat tersebut belum diungkapkan kepada publik.
“Iya benar, pagi ini kami akan menyerahkan surat ke Polda Metro Jaya. Nanti setelah suratnya kami serahkan,” ujar Ian Iskandar, kuasa hukum Firli, melalui pesan singkat, Kamis (28/11/2024).
Namun, Ian belum dapat memastikan apakah Firli akan hadir dalam pemeriksaan yang dijadwalkan hari ini. “Nanti kita lihat,” tambahnya.
Setelah setahun sejak penetapan tersangka, kasus dugaan pemerasan ini telah melibatkan pemeriksaan terhadap 123 saksi dan 11 ahli. Meski begitu, hingga kini, berkas perkara belum dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan.
Pemanggilan Firli sebagai tersangka menjadi sorotan sejumlah pihak, termasuk Ahli Hukum Pidana, Prof. Romli Atmasasmita. Romli mempertanyakan langkah penyidik memanggil Firli, yang menurutnya bertentangan dengan petunjuk kejaksaan.
“Pemanggilan Firli sebagai tersangka ini tidak sesuai petunjuk Jaksa. Jaksa meminta pemeriksaan terhadap saksi, bukan tersangka,” ujar Prof. Romli.
Menurutnya, Jaksa meminta penyidik melengkapi berkas perkara dengan keterangan minimal dua saksi yang memiliki keterlibatan langsung, seperti melihat, mendengar, atau mengalami peristiwa terkait kasus tersebut.
“Firli ini bukan saksi, jadi pemanggilannya tidak relevan. Ini namanya error in persona, memanggil pihak yang tidak sesuai dengan petunjuk Jaksa,” tegasnya.
Firli Bahuri diduga terlibat dalam kasus pemerasan terhadap mantan Mentan, Syahrul Yasin Limpo, yang mencuat pada akhir 2023. Kasus ini memantik perhatian publik karena melibatkan salah satu figur penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Hingga kini, penyelesaian kasus tersebut masih terhambat, meskipun penyidik telah memeriksa ratusan saksi dan sejumlah ahli. Polemik seputar prosedur penyidikan dan pemanggilan tersangka terus menjadi perdebatan di kalangan ahli hukum.
(N/104)
GORONTALO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara saat ini mulai meminta pasokan komoditas pang
NASIONAL
SOLO Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan memulai rangkaian kunjungan ke sejumlah daerah mulai Jumat (26/6/
POLITIK
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk pemulihan rumah sakit yang terdampak bencana ban
NASIONAL
JAKARTA Persaingan smartphone di segmen harga terjangkau semakin menarik sepanjang 2026. Meski harga ponsel terus mengalami kenaikan, se
SAINS DAN TEKNOLOGI
CARACAS Pemerintah Venezuela mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani dampak gempa bumi kuat yang mengguncang sejumlah wilayah di
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) disebut telah menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat terkait kasus du
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut tuntas dugaan pemberian uang s
NASIONAL
JAKARTA Istri mantan Menteri Agama periode 20202024, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, Eny Retno Yaqut, menyampaikan apresiasi atas l
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi. Mata ua
EKONOMI
JAKARTA Harga cabai rawit merah masih menjadi komoditas pangan dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional pada Kamis (25
EKONOMI