Pisah Sambut Kapolres Asahan Diwarnai Doa Bersama untuk Korban Gempa Simalungun dan NTT
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
MEDAN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, melayangkan somasi terbuka kepada sejumlah institusi usai menjadi korban salah tangkap aparat kepolisian di dalam pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Kualanamu, Rabu malam (15/10/2025).
Iskandar, melalui kuasa hukumnya Qodirun, secara resmi menyampaikan somasi kepada empat pihak, yaitu Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Kapolrestabes Medan, Kepala Otoritas Bandara Internasional Kualanamu, dan Kepala Satuan Aviation Security (Avsec) PT Angkasa Pura Aviasi.
"Somasi ini merupakan respons atas insiden yang mencederai hak-hak klien kami sebagai warga negara dan penumpang yang sah. Kami menuntut permintaan maaf dan klarifikasi resmi dalam waktu 4 hari," ujar Qodirun dalam keterangannya, Kamis (16/10).Baca Juga:
Jika tidak direspons, tim kuasa hukum menegaskan siap membawa kasus ini ke jalur hukum sebagai upaya menegakkan hak-hak hukum Iskandar secara sah dan proporsional.
Peristiwa salah tangkap itu terjadi saat Iskandar berada di kursi 37H dalam penerbangan Garuda GA 193 rute Kualanamu–Soekarno-Hatta.
Sekitar lima orang berpakaian preman, yang diduga personel Polrestabes Medan, petugas Avsec, dan kru pesawat, mendatangi dan memintanya turun dengan alasan adanya surat penangkapan atas dugaan keterlibatan dalam kasus judi online dan pelanggaran UU ITE.
"Saya sudah duduk di pesawat, lalu lima orang masuk dan memaksa saya turun. Mereka tunjukkan surat penangkapan atas nama Iskandar. Tapi saya tanya, Iskandar yang mana?" jelas Iskandar.
Surat penangkapan itu disebutkan ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto.
Setelah dibawa ke ruang Galbarata, petugas akhirnya menyadari bahwa mereka telah salah menangkap orang.
Salah seorang petugas disebut meneriakkan bahwa penangkapan itu salah, sebelum kemudian seluruh petugas berpakaian preman yang terlibat meninggalkan lokasi tanpa penjelasan.
Akibat insiden ini, penerbangan sempat tertunda sekitar 20 menit dan menimbulkan kepanikan di dalam kabin.
"Saya minta petugas Avsec meminta maaf kepada penumpang lain. Ini kecerobohan fatal. Mana boleh sembarangan orang ditangkap di dalam pesawat kecuali teroris," tegas Iskandar.
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menilai pengamalan nilainilai Pancasila semakin penting di tengah
NASIONAL