Kritik Status Siaga TNI Menguat, PSI: Jangan Semua Kebijakan Pemerintah Dianggap Salah
JAKARTA Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menanggapi kritik sejumlah pihak terkait kebijakan status siaga
NASIONAL
DAIRI – Dugaan penyerobotan lahan sawah kembali mencuat di Kabupaten Dairi.
Togap Silalahi, yang selama ini dikenal sebagai penyewa lahan persawahan milik keluarga Jamson Sipangkar di Dusun 2 Sipangkar, diduga mengubah status lahan tersebut menjadi hak miliknya secara ilegal.
Kasus ini mencuat saat Jamson Sipangkar, pemilik sah lahan yang berdomisili di Ujung Batu, Rokan Hulu, Riau, pulang ke kampung halamannya di Silalahi dan mendapati lahan sawah miliknya telah memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT) atas nama Togap Silalahi.Baca Juga:
SKT tersebut diduga diterbitkan pada tahun 2018–2019 oleh Kepala Desa Rimcon Situngkir.
Lebih mencengangkan, penerbitan SKT tersebut diduga melibatkan oknum aparat kepolisian berinisial M. Munthe, yang turut serta membantu pengurusan dokumen bersama Togap Silalahi.
Menurut keterangan sejumlah warga, ada indikasi intimidasi terhadap masyarakat setempat agar menandatangani pernyataan palsu yang menyatakan lahan itu milik Togap Silalahi.
"Saya sangat kecewa, terlebih terhadap oknum aparat yang seharusnya menjadi pengayom, malah ikut dalam permainan kotor sebagai makelar tanah," tegas Jamson Sipangkar saat ditemui wartawan, Sabtu (18/10/2025).
Jamson yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Komunitas Peduli Hukum dan Lingkungan (KPH-PL) Kabupaten Rokan Hulu menyatakan akan melaporkan dugaan pelanggaran ini ke Propam Polres Dairi dan Propam Polda Sumut.
Ia menuntut agar proses hukum berjalan adil dan transparan.
"Sudah dua kali saya layangkan surat somasi kepada Togap Silalahi, namun tidak ada respon. Kami akan tempuh jalur hukum," tambah Jamson.
Sementara itu, saat awak media mencoba mengonfirmasi langsung kepada Togap Silalahi melalui aplikasi WhatsApp terkait somasi tersebut, Togap tidak memberikan tanggapan. Ia justru menyatakan akan menunggu proses hukum di pengadilan.
"Tolong sampaikan sama beliau, saya tunggu di pengadilan," balas Togap melalui pesan singkat kepada wartawan.
Kasus ini menambah panjang daftar permasalahan agraria yang melibatkan oknum aparat, dan semakin menyoroti pentingnya pengawasan ketat dalam penerbitan dokumen pertanahan.
Publik berharap pihak berwenang segera bertindak tegas demi menegakkan keadilan dan kepastian hukum bagi pemilik sah lahan.*
(a008)
JAKARTA Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menanggapi kritik sejumlah pihak terkait kebijakan status siaga
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam memilih kepala daerah pada Pemilihan Kepala D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah mulai memanfaatkan berbagai inovasi teknologi dari perguruan tinggi
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Rapat Paripurna DPR RI ke16 masa sidang IV 20252026 pada Kamis (12/3/2026), menetapkan tiga Rancangan UndangUndang (RUU) menj
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera set
NASIONAL
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyambut positif inisiatif Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) terkait penguatan peran pers
NASIONAL
JAKARTA DPR RI mengesahkan lima calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Rapat Paripurna yang digelar di Komple
EKONOMI
JAKARTA Peramban berbasis kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI, Atlas Browser, menghadirkan pembaruan penting yang memungkinkan pengguna
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah menyiapkan skema pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (U
EKONOMI
MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap selebgram wanita berinisial TM alias K (25) bersama dua asistennya, NA (24) dan RA (24),
HUKUM DAN KRIMINAL