Kapolsek Dendang Gandeng Wartawan, Perkuat Sinergi Informasi Publik
DENDANG Kapolsek Dendang menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers sebagai upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian
NASIONAL
MEDAN – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatra Utara, Iskandar ST, mendesak Polrestabes Medan mengungkap secara transparan identitas tersangka kasus judi online (judol) yang menjadi buronan dan memiliki nama yang sama dengannya.
Desakan itu disampaikan menyusul insiden salah tangkap yang menimpanya di Bandara Kualanamu, Rabu (15/10/2025).
"Saya minta kepada kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan, untuk segera mengungkap siapa sebenarnya Iskandar yang diburon oleh pihak kepolisian," tegas Iskandar saat memberikan keterangan di Medan, Selasa (21/10/2025).Baca Juga:
Iskandar menduga buronan yang dimaksud bukanlah pelaku biasa dalam jaringan scamming dan judi online yang sedang ditangani kepolisian.
Ia menilai tindakan aparat yang sampai masuk ke kabin pesawat untuk menurunkannya sebagai bentuk tindakan berlebihan dan melanggar prosedur penerbangan.
"Ini pasti buronan besar. Saya minta pelaku aslinya segera diungkap dan diekspos identitasnya ke publik. Jangan sampai masyarakat dibingungkan dengan informasi yang tidak lengkap," ujarnya.
Iskandar ST menjadi korban salah tangkap aparat di Bandara Internasional Kualanamu, saat hendak bertolak ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
Ia dipaksa turun dari pesawat karena dicurigai sebagai pelaku kejahatan siber dan judi online yang tengah dicari.
Namun, setelah dilakukan pencocokan data di garbarata, aparat kepolisian akhirnya memastikan bahwa Iskandar ST bukanlah sosok Iskandar yang menjadi buronan.
Insiden ini menuai sorotan luas dan kritik terhadap profesionalisme aparat dalam melakukan penangkapan, khususnya yang melibatkan nama identik.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolda Sumatra Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada Iskandar ST atas insiden salah tangkap tersebut.
Selain itu, keempat petugas yang melakukan penangkapan di bandara saat itu telah diproses oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut guna mempertanggungjawabkan kesalahan prosedural.
Iskandar menegaskan bahwa insiden ini tidak boleh dianggap sebagai kekeliruan biasa.
Ia meminta aparat kepolisian segera memberikan klarifikasi resmi dan menyampaikan perkembangan penyelidikan terhadap tersangka asli secara terbuka.
"Transparansi sangat penting dalam kasus ini, karena menyangkut nama baik seseorang dan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum," ujarnya.
Partai NasDem Sumut juga menyatakan akan mengawal kasus ini hingga tuntas demi menjamin tidak terulangnya kasus salah tangkap serupa di kemudian hari.*
(bi/a008)
DENDANG Kapolsek Dendang menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers sebagai upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian
NASIONAL
JAKARTA Polisi menyelidiki temuan ratusan senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
BINJAI Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Provinsi Sumatera Utara kembali mengamankan aset milik Pemerintah Provinsi S
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, mengajak para
PEMERINTAHAN
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tengah menetapkan pria asal Medan, Dhayalen alias Roberto, sebagai tersangka dalam perkara dug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Su
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan informasi yang beredar mengenai pembukaan 13 ribu dapur Program Makan Berg
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan jajaran pimpinan TNI di Istana Ke
NASIONAL