Buka Puasa Bersama Anak Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bicara Generasi Tangguh dan Berkarakter
TANGERANG Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat mengusung spirit Alquran dalam membentu
PENDIDIKAN
MAKASSAR — Kasus penculikan anak di Makassar yang sempat menggemparkan publik berakhir dengan pengungkapan besar.
Kepolisian berhasil membongkar jaringan perdagangan anak lintas provinsi yang beroperasi dari Sulawesi hingga Jambi.
Dua pelaku utama, Adefrianto Syahputra (36) dan Mery Ana (42), ditangkap setelah menjual seorang anak perempuan berusia empat tahun berinisial B kepada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin, Jambi, dengan harga Rp80 juta.Baca Juga:
Korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan kini menjalani pemulihan di bawah pengawasan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar.
Peristiwa bermula pada Minggu, 2 November 2025, ketika korban hilang saat bermain di Taman Pakui, Makassar. Orang tuanya sempat lengah beberapa menit sebelum menyadari sang anak sudah tak terlihat.
Polisi bergerak cepat. Melalui penelusuran digital dan keterangan saksi, penyidik mengidentifikasi bahwa korban telah dibawa keluar provinsi oleh jaringan perdagangan anak. Jejak korban mengarah ke Yogyakarta, lalu berpindah tangan hingga akhirnya berujung di Jambi.
"Korban dijual ke komunitas Suku Anak Dalam di Desa Mentawak, Kabupaten Merangin," ujar Kasi Humas Polres Kerinci Iptu D.S. Sitinjak, Minggu (9/11).
Tim gabungan dari Polrestabes Makassar, Polda Jambi, dan Polres Kerinci menelusuri keberadaan korban hingga ke pedalaman Jambi.
Setelah pencarian intensif, korban ditemukan dalam kondisi sehat di kawasan permukiman SAD.
Kedua pelaku ditangkap di sebuah penginapan di Kota Sungai Penuh, Jambi, pada 7 November 2025, dan langsung digelandang ke Mapolres Kerinci untuk pemeriksaan intensif. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik sindikat ini.
"Kami tidak berhenti di dua pelaku. Ada indikasi jaringan besar yang akan kami ungkap," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib.
Korban, yang diketahui bernama Bilqis (4), kini dalam perawatan dan pendampingan psikologis. Polisi memastikan kondisi fisiknya baik, meski secara mental masih membutuhkan perhatian khusus.
TANGERANG Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat mengusung spirit Alquran dalam membentu
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberikan klarifikasi terkait pernyataan mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang me
POLITIK
JAKARTA Panel surya asal Indonesia terancam menghadapi tarif impor hingga 143 di Amerika Serikat (AS) menyusul penyelidikan antisubsidi
EKONOMI
BINJAI Tangis Bardiah pecah saat menceritakan nasib putranya, Ardiansyah Putra (26), yang telah 47 hari mendekam di penjara Phnom Penh,
NASIONAL
BINJAI Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Binjai menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi pada Senin (23/2/2026) dengan menekan
POLITIK
STABAT, LANGKAT Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP, memimpin Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Langka
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pengerjaan Stadion Teladan harus selesai tepat waktu menjelang penetapan Kot
OLAHRAGA
DELI SERDANG Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggerebek kamar mandi sebuah SPBU di Patumbak, Kabupaten Deli Ser
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumate
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Polsek Hutaimbaru, Polres Padangsidimpuan, bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, J
NASIONAL