Sepasang Kekasih Diduga Akan Menikah Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Langkat
LANGKAT Tragedi memilukan terjadi di Batu 10, Tanjung Selamat, Kabupaten Langkat, pada Kamis (26/3/2026) sore. Sepasang kekasih yang did
PERISTIWA
JAKARTA — Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan dan "menyelamatkan" delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Permintaan itu disampaikan Roy Suryo menjelang pemeriksaan perdananya sebagai tersangka bersama dua rekannya, Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, di Polda Metro Jaya, Kamis, 13 November 2025.
"Kami hadir bukan mewakili pribadi. Saya, Doktor Rismon, dan Dokter Tifa mewakili seluruh rakyat Indonesia yang menginginkan perubahan atas negeri ini," ujar Roy di hadapan wartawan.Baca Juga:
Roy Suryo mengingatkan Presiden Prabowo agar tidak mengulangi kesalahan rezim sebelumnya yang, menurutnya, kerap memidanakan pihak-pihak yang mengkritik Presiden Jokowi.
Ia menyinggung kasus Bambang Tri Mulyono dan Gus Nur yang lebih dulu dijerat hukum karena menyuarakan kritik serupa.
"Pak Prabowo kan suka angka delapan. Masa di rezim Pak Prabowo tambah delapan lagi yang akan dipidanakan," kata Roy menyindir.
Roy juga menilai penetapan dirinya dan tujuh rekannya sebagai tersangka merupakan bentuk kriminalisasi terhadap kritik.
Ia mengaitkan langkah hukum tersebut dengan rencana penerbitan buku kedua mereka berjudul Gibran Black Paper.
"Setelah kami merencanakan buku kedua berjudul Gibran Black Paper, kami langsung ditetapkan sebagai tersangka. Ini bukti bahwa ada kepanikan," ujar Roy.
Dalam pernyataannya, Roy Suryo juga mengaku membawa temuan dari luar negeri terkait latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi.
"Baru minggu lalu saya pulang dari Sydney, dan saya bisa buktikan bahwa Gibran memang tidak punya ijazah SMA yang setara dengan di dalam negeri," ucap Roy tanpa menjelaskan bukti yang dimaksud.
Roy menegaskan bahwa kehadirannya bersama para tersangka lain di Polda Metro Jaya bukan untuk membela diri, melainkan untuk menegakkan kebenaran.
"Dengan doa dan ridha Allah, ayo kita tegakkan kebenaran di negeri ini. Merdeka!" serunya menutup pernyataan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait pemeriksaan terhadap Roy Suryo dan dua rekannya.*
(s/ad)
LANGKAT Tragedi memilukan terjadi di Batu 10, Tanjung Selamat, Kabupaten Langkat, pada Kamis (26/3/2026) sore. Sepasang kekasih yang did
PERISTIWA
SOLO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia teta
EKONOMI
MEDAN, SUMUT Komitmen Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehata
KESEHATAN
MEDAN, SUMUT Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya peran apoteker dalam menunjang keberhasilan perawatan pasien
KESEHATAN
TAPANULI SELATAN, SUMUT Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib) Jaya Tapanuli Selatan menggelar acara Halal Bi Hal
POLITIK
VATIKAN Bahasa Indonesia kini menempati ruang baru di jantung komunikasi Gereja Katolik dunia. Untuk pertama kalinya, Bahasa Indonesia d
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, untuk mencari pasokan minyak m
EKONOMI
JAKARTA Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengirimkan surat resmi ke Komisi III DPR untuk meminta pembentukan panitia kerja (panja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemulihan kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, dari luka bakar akibat disiram air keras diperkirakan membutuhkan wak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menjadwalkan pembacaan vonis terhadap dua terdakwa perkara korupsi proyek jalan di Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL