PSI Sebut Kader NasDem Bakal Merapat, Pengumuman Disiapkan Jadi “Kejutan”
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan sejumlah kader Partai NasDem akan bergabung dalam waktu dekat. Namun, pengumuman r
POLITIK
JAKARTA – Kejaksaan Republik Indonesia (Kejaksaan RI) membuka ruang kemitraan internasional melalui Donor's Meeting Tahun 2025 yang berlangsung di Sari Pacific Jakarta, Senin (24/11/2025).
Forum ini menjadi wadah strategis bagi Kejaksaan untuk memperkuat kolaborasi dengan negara sahabat, lembaga donor, dan organisasi internasional demi mendukung agenda reformasi hukum nasional.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Prof. Dr. R. Narendra Jatna menekankan bahwa periode saat ini merupakan momentum penting untuk memperdalam kerja sama lintas negara.Baca Juga:

Forum ini sejalan dengan penerapan dokumen perencanaan strategis terbaru serta meningkatnya peran Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum yang semakin dipercaya publik.
Acara dihadiri perwakilan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jepang, Korea, serta delegasi United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan Indonesian Aid.
Tiga Landasan Penguatan Kerja Sama Donor
Prof. Narendra memaparkan tiga argumen utama memperluas kerja sama donor:
- Masa transisi perencanaan pembangunan nasional, sejalan dengan implementasi RPJP, RPJMN 2025–2029, dan Rencana Strategis Kejaksaan 2025–2029.
- Peningkatan kepercayaan publik dan kapasitas kelembagaan Kejaksaan, terutama dalam pengungkapan perkara korupsi bernilai besar.
- Reformasi tata kelola donor yang lebih terstruktur, memastikan setiap dukungan selaras dengan pembangunan hukum nasional.
Delapan Fokus Kerja Sama Internasional
Dalam dokumen perencanaan jangka panjang, Kejaksaan menawarkan delapan prioritas kolaborasi:
- Penguatan kerja sama G to G melalui MoU dengan institusi penegak hukum negara donor.
- Pengembangan Advocaat Generaal untuk memperkuat fungsi Jaksa Pengacara Negara.
- Akses keadilan dan perlindungan kelompok rentan, termasuk praktik keadilan restoratif.
- Peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan, pertukaran jaksa, dan pendidikan hukum internasional.
- Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam proses penegakan hukum.
- Pemulihan aset melalui lokakarya dan pertukaran pengalaman, mendukung posisi Indonesia di FATF.
- Penegakan hukum lingkungan untuk menjaga ekosistem nasional.
- Kajian penegakan hukum ekonomi dan mekanisme Deferred Prosecution Agreement (DPA).
Menutup pidatonya, Prof. Narendra menyampaikan apresiasi kepada seluruh negara dan lembaga yang hadir, sekaligus menegaskan kesiapan Kejaksaan memperluas ruang kerja sama.
"Mari kita bekerja sama memperkuat dukungan donor di Indonesia, karena terdapat banyak potensi kolaborasi yang dapat digarap bersama," ujarnya.
Dengan terlaksananya Donor's Meeting 2025, Kejaksaan menegaskan komitmen memperkuat peran sebagai lembaga penegak hukum yang modern, adaptif, dan terbuka terhadap kemitraan internasional.*
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan sejumlah kader Partai NasDem akan bergabung dalam waktu dekat. Namun, pengumuman r
POLITIK
JAKARTA Rismon Sianipar menantang mantan rekannya, Roy Suryo, untuk berdebat terbuka terkait polemik dugaan ijazah Presiden ke7 RI Joko
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan perlunya perubahan mendasar dalam pola pengawasan internal di Kementerian K
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menghadiri pertemuan Pemerintah Aceh bersama Badan Legislasi DPR RI di Anjong Mon M
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengusulkan agar Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh ditetapkan minimal sebesar 2,5 pers
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menghadiri kegiatan Sinergi Ekonomi Kerakyatan dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gr
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara mengenai viralnya siswa SMP di Kota Medan yang nekat menyeberangi pipa di a
PEMERINTAHAN
KALBAR Helikopter jenis Airbus H130 dengan nomor registrasi PKCFX jatuh di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis, 16 April
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen, termasuk surat pernyataan pengunduran diri para kepala Organisasi P
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Puluhan massa yang mengatasnamakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Eksekutor Aktivis Muda Koordinator Wilayah Sumatera Utara
HUKUM DAN KRIMINAL