Dua Tersangka Ditetapkan, Korban Mayat Wanita di Medan Belum Diketahui Motifnya
MEDAN Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan terus menyelidiki kasus pembunuhan seorang wanita berinisial RS (19) yang jasadnya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto membeberkan kronologi penangkapan Dewi Astutik alias PA, buron Interpol dalam kasus penyelundupan sabu seberat 2 ton senilai Rp 5 triliun.
Penangkapan dilakukan di Kamboja pada 1 Desember 2025, setelah intelijen BNN mendeteksi keberadaan Dewi sejak 17 November 2025.
"Kronologi bermula pada 17 November 2025, ketika Kedeputian Berantas dan Kedeputian Hukum BNN RI menerima informasi intelijen mengenai keberadaan target di Pnom Penh, Kamboja," ujar Suyudi dalam konferensi pers, Selasa (2/12/2025).Baca Juga:
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim BNN diberangkatkan ke Kamboja pada 25 November 2025.
Setibanya di Pnom Penh pada 30 November, tim langsung berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI dan Kepolisian Kamboja untuk menyiapkan operasi penangkapan.
Penangkapan dilakukan pada 1 Desember 2025 pukul 13.39 waktu setempat di lobi sebuah hotel di Sihanouk.
Dewi Astutik diamankan saat berada di dalam mobil Toyota Prius putih bersama seorang pria.
Tim BNN kemudian melakukan verifikasi fisik untuk memastikan identitas target.
Komjen Suyudi menekankan bahwa pemberantasan narkoba merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ketujuh terkait reformasi hukum dan ketahanan bangsa.
Ia menegaskan bahwa narkoba bukan sekadar masalah kriminalitas, tetapi isu kemanusiaan yang berdampak pada kehidupan jutaan orang.
Penangkapan Dewi Astutik dipandang sebagai langkah strategis BNN yang berhasil menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman narkotika.
Saat ini, Dewi Astutik sedang dibawa kembali ke Indonesia untuk proses hukum lebih lanjut.*
(d/dh)
MEDAN Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan terus menyelidiki kasus pembunuhan seorang wanita berinisial RS (19) yang jasadnya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia jauh dari yang disebut moratmarit. Pernyataan
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP bersama Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H. memimpin Apel Gel
NASIONAL
DELI SERDANG Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama keluarga besar SMK Negeri 1 Beringin pada Kamis (12/3
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026), dengan fokus persiapan menyambu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada penutupan perdagangan Jumat (13/3/2026), turun 199,05 poin at
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti harga obat di Indonesia yang dinilai jauh lebih mahal dibanding negara tetangga,
NASIONAL
CILACAP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di daerah. Kali ini, Bupati Cilacap, Syamsul A
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang musim mudik Lebaran 1447 H/2026, Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO) siap mengantisipasi lonjakan penumpang. PT A
NASIONAL