Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mendapati indikasi aktivitas pembalakan hutan dan pembukaan lahan di hulu Sungai Tamiang, Aceh.
Aktivitas ini diduga dilakukan untuk memanfaatkan aliran sungai dalam mengangkut kayu yang ditebang.
"Informasi awal di hulu Sungai Tamiang terdapat aktivitas illegal logging dan land clearing oleh masyarakat," kata Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, Senin (8/12/2025).Baca Juga:
Menurut Irhamni, kayu sengaja ditebang dan ditumpuk di bantaran sungai. Saat air sungai pasang, kayu-kayu tersebut hanyut bak rakit.
Untuk lahan yang dibuka, kayu besar sering dipotong menjadi ukuran lebih kecil agar mudah terbawa arus saat banjir.
"Mekanisme panglong, kayu dipotong, ditumpuk di bantaran, lalu dihanyutkan saat air naik seperti rakit," jelas Irhamni.
Pihak kepolisian menegaskan mayoritas kayu yang ditebang di hutan lindung sepanjang Sungai Tamiang tidak berizin, meski jenisnya bukan kayu keras.
Irhamni menambahkan, proses penyidikan akan difokuskan untuk menindak tegas kegiatan illegal logging tersebut.
Kasus ini mencuat setelah banjir besar menyisakan tumpukan kayu dan lumpur di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Aceh Tamiang.
Material kayu menutupi akses menuju Pondok Pesantren Darul Mukhlishin.
Hanya bangunan masjid dan pondok yang terlihat di tengah tumpukan kayu dan lumpur, sementara area sekitarnya rata dan sulit dilalui.
Kondisi ini membuat proses distribusi bantuan untuk pengungsi dan korban banjir terhambat, sehingga aparat terus melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi terdampak.*
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK