Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
MEDAN – Dunia maya digegerkan oleh aksi tidak terpuji seorang Kepala Lingkungan (Kepling) berinisial HN di Kelurahan Griya Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.
HN dicopot dari jabatannya setelah terekam dalam video viral menyelewengkan bantuan untuk korban banjir.
Dalam video itu, HN terlihat menumpuk tumpukan barang bantuan di sebuah toko dengan alasan untuk kebutuhan dapur umum.Baca Juga:
Namun, warga yang datang justru pulang dengan tangan nyaris kosong, hanya menerima tiga butir telur.
Temuan ini memantik kemarahan publik. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, langsung turun tangan menindak tegas oknum tersebut.
"Kita sudah monitor dan konfirmasi dengan lurah. Ada kesalahan yang dilakukan, maka dicopot lah. Saya tidak mau ada Kepling atau lurah yang memanipulasi bantuan masyarakat. Ini kan duka kemanusiaan," tegas Rico Waas, Rabu (11/12/2025).
Rico Waas mengingatkan seluruh aparatur pemerintahannya untuk tidak bermain-main dengan bantuan bencana.
"Kalau ada yang ikut bermain, pasti saya tegur. Saya tidak akan kompromi. Sanksi tegas. Foto, rekam, laporkan, saya tindak," tegasnya.
Instruksi ini menjadi sinyal peringatan keras bagi seluruh aparatur Pemko Medan.
Petugas lapangan yang terbukti menahan, memanipulasi, atau mengomersialkan bantuan akan langsung dinonaktifkan.
Oknum honorer terancam diberhentikan, dan jika terdapat unsur pidana, kasus akan dibawa ke ranah hukum.
Warga berharap langkah tegas ini bisa memulihkan kepercayaan publik dan memastikan distribusi logistik berlangsung bersih, cepat, dan tepat sasaran.
Beberapa korban banjir sebelumnya mengaku melihat tetangganya dipungut biaya untuk mendapatkan satu paket mie instan, diduga modus uang transportasi.
"Kalau ini benar terjadi, saya pastikan orangnya tidak akan bekerja lagi di Pemko Medan. Saya sanksi tegas. Saya tidak mau ada satu pun bantuan rakyat yang diperdagangkan. Itu tidak manusiawi!" kata Rico Waas.
Langkah tegas Pemko Medan menjadi peringatan keras bagi seluruh oknum aparatur agar prioritas utama adalah keselamatan dan kebutuhan warga terdampak bencana, bukan keuntungan pribadi.*
(tm/ad)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN