BREAKING NEWS
Minggu, 22 Februari 2026

Selidiki Kasus Korupsi Revitalisasi Lapangan Merdeka, Kejari Medan Berhati-Hati Tetapkan Tersangka

Adelia Syafitri - Kamis, 11 Desember 2025 16:56 WIB
Selidiki Kasus Korupsi Revitalisasi Lapangan Merdeka, Kejari Medan Berhati-Hati Tetapkan Tersangka
Lapangan Merdeka Medan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menyatakan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus korupsi proyek revitalisasi Lapangan Merdeka Medan.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejari Medan, Fajar Syah Putra, saat memaparkan capaian kinerja institusinya, Kamis (11/12/2025).

"Kalau ada pertanyaan mengenai Islamic Centre, itu bukan wilayah hukum kami. Fokus kami saat ini adalah Lapangan Merdeka Medan, yang sedang dalam proses penyelidikan. Jika ada laporan masuk, pasti akan kami tindak lanjuti," kata Fajar.

Baca Juga:

Fajar menegaskan, pihaknya bekerja hati-hati dan tidak ingin gegabah dalam menetapkan tersangka.

"Dalam penetapan tersangka kita berhati-hati, agar tidak bocor sebelum waktunya," ujarnya.

Selain kasus Lapangan Merdeka, Kejari Medan sepanjang tahun 2025 menangani 15 kasus tindak pidana korupsi.

"Secara keseluruhan, capaian penanganan tipikor kita melebihi tahun sebelumnya, tapi peringkat satu sebagai satuan kerja terbaik tidak berhasil dipertahankan," ucap Fajar.

Tahun lalu Kejari Medan menduduki peringkat I, sementara tahun ini berada di peringkat II setelah Kejari Gunungsitoli.

Fajar menekankan, pihaknya tidak pernah pilih-pilih dalam menindak kasus korupsi.

"Siapa pun yang terlibat pasti akan kami periksa. Komitmen kami adalah meminimalisasi penyimpangan dan kerugian negara," tegasnya.

Sepanjang 2025, Kejari Medan juga telah menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp105 miliar, ditambah US$2.938.556 dari kasus perambahan hutan yang menjerat terpidana Adelin Lis.

Fajar menilai pencapaian ini merupakan kontribusi terbesar untuk kas negara di Sumatera Utara.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pelatihan Karakter ASN Medan Dimulai! Rico Waas Dorong ASN Tidak Lagi Jadi Momok, Tapi Kebanggaan Masyarakat
Medan Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir Hingga 25 Desember 2025
Bupati Lampung Tengah Ditahan KPK, Aliran Uang Diduga Capai Rp5,75 Miliar
Kepling Martubung Dicopot Gegara Menyelewengkan Bantuan Banjir, Wali Kota Medan: Tak Ada Toleransi
Tutup Tahun, Kejari Medan Kembalikan Rp181,2 Miliar ke Kas Negara
Bupati Lampung Tengah Kena OTT KPK Malam Ini, Diduga Terlibat Suap RAPBD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru