BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Polisi Tangkap Tiga Orang Usai Balita Tertembak Peluru Nyasar Saat Tawuran di Belawan

Abyadi Siregar - Rabu, 07 Januari 2026 14:49 WIB
Polisi Tangkap Tiga Orang Usai Balita Tertembak Peluru Nyasar Saat Tawuran di Belawan
Balita menjadi korban peluru nyasar saat tawuran terjadi di kawasan Medan Belawan, Sumatera Utara. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Seorang balita berusia empat tahun, Asmi Anggraini, menjadi korban peluru nyasar saat tawuran terjadi di kawasan Medan Belawan, Sumatera Utara.

Peluru mengenai mata kanan Asmi hingga membuatnya harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pirngadi Medan.

Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

Baca Juga:

Namun polisi belum memastikan apakah salah satu dari mereka merupakan pelaku penembakan.

"Sudah ada tiga orang yang diamankan terkait tawuran. Saat ini masih pendalaman untuk mengetahui siapa yang memegang senjata," kata Pelaksana Harian Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, Rabu, 7 Januari 2026.

Wahyudi menyebutkan, ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap asal senjata api yang digunakan serta pelaku yang melepaskan tembakan hingga melukai korban.

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Senin malam, 5 Januari 2026, sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu, Asmi bersama ibunya, Romanda Siregar, sedang menaiki becak motor untuk menjemput ayahnya yang bekerja sebagai nelayan.

Di depan Kantor Pos Belawan, Jalan MedanBelawan, laju kendaraan mereka terhenti akibat tawuran yang berlangsung di jalan. Romanda memilih menunggu karena khawatir menjadi sasaran.

"Awalnya kami mau menjemput bapaknya. Tapi di jalan ada perang, jadi kami menunggu di simpang," kata Romanda saat ditemui di RS Pirngadi Medan.

Tak lama berselang, Asmi tiba-tiba memegang mata kanannya sambil menangis kesakitan. Darah mengalir dari mata bocah itu hingga membasahi bajunya.

Romanda langsung memeluk anaknya dan meminta pengemudi becak membawa mereka mencari pertolongan medis.


Upaya membawa Asmi ke Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan terhambat karena jalan ditutup akibat tawuran.

Mereka sempat dibawa ke sebuah klinik terdekat, namun tidak mendapatkan penanganan karena luka berada di bagian mata.

Romanda kemudian menggendong Asmi sendiri menuju rumah sakit lain setelah tawuran belum juga mereda.

Di RS Pirngadi Medan, dokter memastikan terdapat proyektil peluru yang bersarang di mata kanan Asmi.

Saat ini, kondisi Asmi masih dalam pengawasan medis. Mata kanannya ditutup perban, sementara infus terpasang di tangan kirinya. Sesekali ia tampak menahan rasa sakit, namun tidak rewel.

Kasus ini menambah daftar korban sipil akibat aksi tawuran bersenjata yang masih marak terjadi di kawasan Medan Belawan.

Polisi menyatakan akan menindak tegas para pelaku dan menelusuri asal senjata api yang digunakan.*


(tm/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Aksi Mencekam di Labusel: Lansia Disandera Pemuda Bersenjata Parang
Venezuela, Minyak, dan Kembalinya Politik Kekuasaan Global AS
Viral di Medsos! Dokter Kritik Rumah Sakit Ternama di Medan karena Tolak Pasien BPJS
Pemprov Sumut dan BBPOM Perkuat Pengawasan: Obat, Kosmetik, dan Vape Kini Jadi Perhatian Serius!
Harga Cabai Merah di Medan Anjlok, Kini Rata-rata Rp30 Ribuan per Kg!
Mata Balita Terluka, Diduga Tertembak Peluru Nyasar Saat Tawuran Antar-Kampung di Belawan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru