Resmi Jabat Danrindam IM, Ali Imran Fokus Cetak Prajurit Tangguh dari Putra Daerah Aceh
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
MEDAN — Seorang balita berusia empat tahun, Asmi Anggraini, menjadi korban peluru nyasar saat tawuran terjadi di kawasan Medan Belawan, Sumatera Utara.
Peluru mengenai mata kanan Asmi hingga membuatnya harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pirngadi Medan.
Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.Baca Juga:
Namun polisi belum memastikan apakah salah satu dari mereka merupakan pelaku penembakan.
"Sudah ada tiga orang yang diamankan terkait tawuran. Saat ini masih pendalaman untuk mengetahui siapa yang memegang senjata," kata Pelaksana Harian Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, Rabu, 7 Januari 2026.
Wahyudi menyebutkan, ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap asal senjata api yang digunakan serta pelaku yang melepaskan tembakan hingga melukai korban.
Peristiwa penembakan itu terjadi pada Senin malam, 5 Januari 2026, sekitar pukul 19.30 WIB.
Saat itu, Asmi bersama ibunya, Romanda Siregar, sedang menaiki becak motor untuk menjemput ayahnya yang bekerja sebagai nelayan.
Di depan Kantor Pos Belawan, Jalan Medan–Belawan, laju kendaraan mereka terhenti akibat tawuran yang berlangsung di jalan. Romanda memilih menunggu karena khawatir menjadi sasaran.
"Awalnya kami mau menjemput bapaknya. Tapi di jalan ada perang, jadi kami menunggu di simpang," kata Romanda saat ditemui di RS Pirngadi Medan.
Tak lama berselang, Asmi tiba-tiba memegang mata kanannya sambil menangis kesakitan. Darah mengalir dari mata bocah itu hingga membasahi bajunya.
Romanda langsung memeluk anaknya dan meminta pengemudi becak membawa mereka mencari pertolongan medis.
Upaya membawa Asmi ke Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan terhambat karena jalan ditutup akibat tawuran.
Mereka sempat dibawa ke sebuah klinik terdekat, namun tidak mendapatkan penanganan karena luka berada di bagian mata.
Romanda kemudian menggendong Asmi sendiri menuju rumah sakit lain setelah tawuran belum juga mereda.
Di RS Pirngadi Medan, dokter memastikan terdapat proyektil peluru yang bersarang di mata kanan Asmi.
Saat ini, kondisi Asmi masih dalam pengawasan medis. Mata kanannya ditutup perban, sementara infus terpasang di tangan kirinya. Sesekali ia tampak menahan rasa sakit, namun tidak rewel.
Kasus ini menambah daftar korban sipil akibat aksi tawuran bersenjata yang masih marak terjadi di kawasan Medan Belawan.
Polisi menyatakan akan menindak tegas para pelaku dan menelusuri asal senjata api yang digunakan.*
(tm/ad)
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Belanja Nasional pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp184,02 triliun. Angka tersebut melam
EKONOMI
MEDAN Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakat
NASIONAL
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini tergolong kuat. Hal tersebut lantaran may
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkap adanya praktik gelap dalam aktivitas eksporimpor yang dinilai merugikan pereko
EKONOMI