Upaya membawa Asmi ke Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan terhambat karena jalan ditutup akibat tawuran.
Mereka sempat dibawa ke sebuah klinik terdekat, namun tidak mendapatkan penanganan karena luka berada di bagian mata.
Romanda kemudian menggendong Asmi sendiri menuju rumah sakit lain setelah tawuran belum juga mereda.
Di RS Pirngadi Medan, dokter memastikan terdapat proyektil peluru yang bersarang di mata kanan Asmi.
Saat ini, kondisi Asmi masih dalam pengawasan medis. Mata kanannya ditutup perban, sementara infus terpasang di tangan kirinya. Sesekali ia tampak menahan rasa sakit, namun tidak rewel.
Kasus ini menambah daftar korban sipil akibat aksi tawuran bersenjata yang masih marak terjadi di kawasan MedanBelawan.
Polisi menyatakan akan menindak tegas para pelaku dan menelusuri asal senjata api yang digunakan.*