BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Supercar hingga Sepeda Premium, Kepala BPA Tinjau Aset Sitaan Negara

gusWedha - Kamis, 08 Januari 2026 08:19 WIB
Supercar hingga Sepeda Premium, Kepala BPA Tinjau Aset Sitaan Negara
BPA Kejaksaan RI, Dr. Kuntadi, melakukan inspeksi mendadak terhadap sejumlah aset bernilai tinggi yang berada di bawah pengelolaan Badan Pemulihan Aset. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI, Dr. Kuntadi, melakukan inspeksi mendadak terhadap sejumlah aset bernilai tinggi yang berada di bawah pengelolaan Badan Pemulihan Aset.

Kegiatan ini digelar pada Selasa (6/1) di Bengkel Auto Vault Jakarta serta Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Jakarta Barat & Tangerang.

Inspeksi difokuskan pada aset sitaan dari perkara megakorupsi tata niaga timah yang menjerat terpidana Harvey Moeis, serta perkara gratifikasi yang menjerat terdakwa Vera Sahirah dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga:

Di Bengkel Auto Vault, Dr. Kuntadi meninjau lima unit kendaraan supermewah, termasuk Ferrari 360 Challenge Stradale, Ferrari 458 Speciale, Mercedes-Benz SLS AMG, Rolls Royce, dan Porsche Cayman.

"Aset-aset ini bukan sekadar benda mati, tetapi merupakan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. Pemeliharaannya harus dilakukan oleh pihak yang kompeten agar nilainya tidak terdepresiasi," ujar Dr. Kuntadi.

Di Rupbasan, pengecekan meliputi kendaraan roda empat, motor gede, dan sepeda premium, seperti Ferrari Spider 458 Italia, Nissan GT-R 3.8, Porsche 992 GT3 RS, Mercedes-Benz G-Wagon, Lexus RX 500H F-Sport, Harley Davidson tipe Fatboy dan Roadglide, Triumph, Vespa Limited Edition, serta sepeda premium merek Brompton, S-Works, dan Pinarello.

Hasil verifikasi menunjukkan seluruh aset sesuai data inventaris BPA.

Kepala BPA menginstruksikan pemeliharaan rutin, khususnya supercar, serta percepatan persiapan penjualan aset melalui mekanisme lelang yang transparan untuk mengoptimalkan pengembalian kerugian negara.

"Tujuan akhir pengelolaan aset sitaan adalah optimalisasi pengembalian kerugian negara melalui proses lelang yang profesional dan akuntabel," tegas Dr. Kuntadi.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga BBM Naik per 1 Oktober 2025: Ini Daftar Lengkap Harga di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP
BPA Kejagung Verifikasi Aset PT Orbit Terminal Merak Terkait Kasus Dugaan Korupsi
Kejagung Jual 967.500 Saham Benny Tjokrosaputro, Negara Raup Rp37,87 Miliar
Mahkamah Konstitusi Diskualifikasi Calon Wakil Gubernur Papua Yeremias Bisai, Pemungutan Suara Ulang Diperintahkan
Satgas Damai Cartenz Tangkap Aske Mabel, Eks Polisi yang Bergabung dengan KKB Papua
Viral Pengajian di Pacitan Pakai Musik DJ, Pengurus Ponpes Sabilu Taubah Jelaskan Tujuannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru