BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Polres Labusel Gagalkan Peredaran 26 Kg Ganja, Kurir Ditembak Saat Melarikan Diri

Adam - Sabtu, 10 Januari 2026 11:07 WIB
Polres Labusel Gagalkan Peredaran 26 Kg Ganja, Kurir Ditembak Saat Melarikan Diri
Pelaku, DAS alias Dor (40), sempat berusaha melarikan diri dan ditembak oleh polisi dalam tindakan tegas dan terukur. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LABUHANBATU SELATAN, SUMUTPolres Labuhanbatu Selatan berhasil menggagalkan peredaran narkotika dengan menangkap seorang kurir ganja yang membawa 26 kilogram ganja di Kecamatan Kotapinang, Jumat (9/1/2026).

Pelaku, DAS alias Dor (40), sempat berusaha melarikan diri dan ditembak oleh polisi dalam tindakan tegas dan terukur.

Kasubbag Humas Polres Labusel, AKP Sujono, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai keberadaan pelaku yang kerap melintas di wilayah tersebut dengan membawa narkotika.

Baca Juga:

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengamati satu unit mobil Ford Everest berwarna silver.

"Petugas mengamankan pelaku bersama 26 paket ganja dengan berat sekitar 26 kilogram," kata Sujono, Sabtu (10/1/2026).

Dari penangkapan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai Rp75 ribu, satu unit ponsel merek Vivo, sebuah dompet, dan mobil pelaku bernomor polisi BK 1305 XJ.

DAS, warga Jalan Berok Ambun Suri, Gunung Pangilun, Kota Padang, kini diamankan di Mapolres Labuhanbatu Selatan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Penangkapan ini menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Sumatera Utara.

"Tindakan tegas diambil karena pelaku mencoba melarikan diri. Hal ini menjadi peringatan bahwa aparat akan bertindak sesuai hukum terhadap peredaran narkoba," imbuh Sujono.

Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi, termasuk kemungkinan jaringan peredaran yang lebih luas.

Polres Labusel memastikan akan menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas.*

(ds/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru