BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Ahmad Sahroni Bersaksi: Penjarahan Rumah Saya Brutal, Seperti Orang Lapar dan Kehausan

Adelia Syafitri - Selasa, 13 Januari 2026 18:05 WIB
Ahmad Sahroni Bersaksi: Penjarahan Rumah Saya Brutal, Seperti Orang Lapar dan Kehausan
Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni mengungkapkan detik-detik penyerangan dan penjarahan rumahnya pada akhir Agustus 2025 saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026).

Ia menilai massa yang menyerang rumahnya bertindak brutal dan tidak terkendali.

"Mereka beringas, Yang Mulia. Seperti orang kehausan dan lapar, Yang Mulia," ujar Sahroni di hadapan majelis hakim.

Baca Juga:

Peristiwa terjadi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat itu, Sahroni berada di ruang makan bersama beberapa orang ketika sekelompok massa mendatangi kediamannya sambil berteriak menggunakan sepeda motor.

Rombongan pertama hanya melintas di depan rumah.

Namun, sekitar 10 menit kemudian, mereka kembali dengan jumlah lebih banyak dan langsung menyerang.

Massa melempari kaca rumah dengan batu dan berusaha masuk secara paksa. Sahroni memilih menyelamatkan diri ke lantai atas rumah.

"Saya enggak menyangka, Yang Mulia. Ini sejarah baru di Republik kita. Saya tidak korupsi tapi dijarah, Yang Mulia," tegas Sahroni.

Dari penyerangan tersebut, kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp 80 miliar, meliputi kerusakan rumah, furnitur, dan kendaraan pribadi.

Peristiwa ini menimbulkan sorotan publik, terutama setelah Sahroni menyampaikan pandangannya terkait desakan pembubaran DPR.

Pengadilan mendengar keterangan ini sebagai bagian dari penyelidikan lanjutan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik penjarahan yang menimpa anggota legislatif tersebut.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dua WN China Jadi Tersangka Penyerangan TNI di Ketapang, Kuasa Hukum: Tidak Masuk Akal!
Subuh Mencekam di Medan Belawan: Dua Hari Berturut-Turut, Rumah Warga Dilempari Molotov
Polri Boleh Gunakan Amunisi Tajam dalam Situasi Ekstrem, Ini Aturannya!
Bentrok di Sihaporas: 150 Pekerja PT TPL Serang Warga Adat, 5 Orang Luka-Luka
Polres Metro Jakarta Utara Tetapkan 60 Tersangka Penyerangan Mako, Mayoritas Dapat Undangan dari Medsos
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Pos Jaga di Blora, Empat Provokator Penyerangan Brimob Cikeas Telah Diamankan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru