BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Penyidikan Kasus Suap Bekasi, KPK Dalami Peran Ayah Ade Kuswara

Adelia Syafitri - Selasa, 13 Januari 2026 20:46 WIB
Penyidikan Kasus Suap Bekasi, KPK Dalami Peran Ayah Ade Kuswara
Jubir KPK Budi Prasetyo. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Bulan Bintang, Iin Farihin, Selasa, 13 Januari 2026.

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, untuk mendalami peran HM Kunang, ayah dari Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara, dalam kasus dugaan suap di Kabupaten Bekasi.

Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pemeriksaan Iin difokuskan pada pengetahuan dan keterlibatan terkait pengelolaan pemerintahan di Pemkab Bekasi yang melibatkan HMK.

Baca Juga:

"Diperiksa terkait dengan peran tersangka HMK dalam pengelolaan pemerintahan di Pemkab Bekasi," ujar Budi.

Selain Iin Farihin, KPK juga mendalami saksi lain, termasuk Sugiarto, Yayat Sudrajat alias Lippo, Riki Yudha Bahtiar alias Nyai, Rahmat Gunasin alias Haji Boksu, dan Hadi Ramadhan Darsono.

Para saksi ini diperiksa terkait pekerjaan-pekerjaan yang mereka peroleh di Pemkab Bekasi dan hubungannya dengan kegiatan HMK.

Sebelumnya, KPK juga memanggil anggota DPRD Kabupaten Bekasi lainnya, Nyumarno, pada Senin (12/1).

Pemeriksaan Nyumarno difokuskan pada dugaan aliran uang kepadanya terkait kasus yang sama.

Kasus ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara.

KPK menegaskan akan terus menindaklanjuti seluruh dugaan aliran uang dan keterlibatan pejabat serta pihak terkait sesuai hukum yang berlaku.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ketua PBNU Aizzudin Jadi Saksi KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
KPK Geledah Kantor DJP, Bawa Keluar Lima Koper Bukti Kasus Dugaan Korupsi
KPK Geledah Kantor Pusat DJP Jakarta Selatan, Dalami Kasus Dugaan Korupsi Pajak
Pemprov Aceh Tahan Evaluasi APBK Langsa 2026, Dokumen Belum Sesuai Aturan
Satgas Haji KAMMI Desak KPK Umumkan Nama Travel yang Terlibat Korupsi Kuota
KPK Masih Dalami Peran Bos Maktour dalam Skandal Kuota Haji Rp1 Triliun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru