BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

Gus Yaqut di Paris 24 Hari, Padahal Konferensi Cuma 3 Hari: Strategi ‘Buying Time’ Jokowi?

Raman Krisna - Rabu, 14 Januari 2026 14:50 WIB
Gus Yaqut di Paris 24 Hari, Padahal Konferensi Cuma 3 Hari: Strategi ‘Buying Time’ Jokowi?
mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, saat menghadiri acara Konferensi Perdamaian Paris di Prancis pada bulan September 2024. (foto: gusyaqut/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Keberadaan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, selama 24 hari di Prancis pada bulan September 2024 menuai sorotan publik.

Padahal, acara Konferensi Perdamaian Paris yang dihadiri hanya berlangsung tiga hari.

Pernyataan itu disampaikan oleh Islah Bahrawi, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), dalam kanal YouTube @AkbarFaizalUncensored.

Baca Juga:

Menurut Islah, Gus Yaqut seharusnya mewakili Presiden saat itu, Joko Widodo melalui Menteri Pertahanan saat itu, Prabowo Subianto, dalam konferensi internasional tersebut.

Namun, setelah Yaqut menghadap Presiden, Jokowi memutuskan untuk menugaskan Gus Yaqut menghadiri Konferensi Perdamaian Paris.

"Itu supaya Gus Yaqut tidak datang ke Pansus DPR RI yang akan membahas pembagian kuota haji, perintah dari Jokowi," ujar Islah.

Islah menjelaskan, saat itu Gus Yaqut menghadap Presiden untuk menanyakan apakah bisa hadir di Pansus DPR terkait kuota haji.

Yaqut disebut ingin mengungkap semua yang diketahuinya mengenai distribusi kuota haji khusus dan reguler.

"Acara di Paris hanya berlangsung tiga hari, tetapi Gus Yaqut berada di sana selama 24 hari, menunggu situasi reda, sesuai arahan Jokowi—buying time saja," kata Islah.

Islah juga menambahkan, Gus Yaqut siap melakukan perlawanan hukum terkait kasus yang menimpanya.

Ketika ditanya apakah Gus Yaqut akan membuka semuanya di pengadilan, Islah hanya menegaskan:

"Kalau yang dijanjikan oleh beliau, iya. Apa yang saya sampaikan hanyalah sebagian kecil."

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KIP Putuskan Sembilan Data Ijazah Jokowi Tidak Lagi Dirahasiakan, Ini Reaksi KPU
Ratusan Pengemudi Ojol Tagih Janji Presiden soal Perpres Transportasi Online
Desa Anggoli Ajukan Surat ke Presiden Prabowo, Bela PT TBS dari Dugaan Penyebab Banjir Tapanuli
Sekolah Rakyat, Laskar Air Mata Para Pemuja Tuhan
Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Tekankan Pengabdian untuk Bangsa
Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi: Polda Metro Jaya Limpahkan Berkas Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon Sianipar ke Kejaksaan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru