Mahfud MD Ungkap Alasan Tak Ikut Gugat Syarat Pendidikan Gibran
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengungkap alasannya menolak ajakan pakar hukum tata ne
HUKUM DAN KRIMINAL
KULON PROGO – Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menyatakan pemerintah hingga saat ini belum menerima informasi terbaru mengenai nasib mantan marinir TNI Angkatan Laut, Satria Arta Kumbara, yang diketahui bergabung dengan militer Rusia pada Mei 2025.
"Nggak ada, sampai hari ini nggak ada (komunikasi)," ujar Supratman kepada wartawan seusai meninjau Pos Bantuan Hukum di Kulon Progo, Senin (19/1/2026).
Gabungnya Satria ke tentara bayaran Rusia tanpa izin Presiden RI secara otomatis membuat status kewarganegaraannya hilang.Baca Juga:
Satria sebelumnya sempat menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan meminta bantuan pemerintah agar kontraknya dengan Rusia bisa dihentikan sehingga ia bisa kembali ke Tanah Air.
"Ya tapi mau diapakan (nasib status WNI hilang), undang-undangnya memang begitu," tegas Supratman.
Menteri Supratman menambahkan, kasus serupa juga berpotensi menimpa mantan anggota Brimob Polda Aceh, Muhammad Rio, jika yang bersangkutan benar-benar bergabung dengan militer Rusia.
Rio sebelumnya mengunggah foto dan video yang menunjukkan dirinya sudah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia pada 7 Januari 2026.
Menurut Supratman, pemerintah tidak aktif mendeteksi warga yang melakukan desersi atau bergabung menjadi tentara bayaran negara asing.
"Tapi itu kan mereka sendiri yang upload di media sosial jadi tentara bayaran. Dan rata-rata mereka berangkat sembunyi-sembunyi, tidak melapor ke kedutaan, jadi sulit terlacak," jelasnya.
Meski kehilangan status WNI, Supratman menegaskan masih ada jalan bagi Satria dan Rio untuk memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia melalui proses naturalisasi.
"Namanya naturalisasi biasa, seperti orang asing mau jadi WNI, mereka harus mengajukan dari awal," pungkasnya.*
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengungkap alasannya menolak ajakan pakar hukum tata ne
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi kediaman keluarga Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Brigadir I, di Kota Medan,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rumah tangga Demian Aditya dan Sara Wijayanto tengah menghadapi proses perceraian. Sara Wijayanto, yang memiliki nama asli Saras
ENTERTAINMENT
LANGKAT Terpidana kasus perambahan hutan Suaka Margasatwa Karang Gading, Langkat Timur Laut, Kabupaten Langkat, Alexander Halim alias Ak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan terus dipantau melalui tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) yang beroperasi selama 24 ja
KESEHATAN
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui berbagai
NASIONAL
ACEH TENGAH Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tengah mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis ganja seberat 22.862 gram atau sekitar
HUKUM DAN KRIMINAL
HUMBANG HASUNDUTAN Membicarakan wisata di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, seolah tidak pernah ada habisnya. Selain panorama air biru
PARIWISATA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana menggelar festival kebudayaan pada 2026. Untuk kegiatan tersebut, Pemprov Sumut menyi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Memilih smartphone dengan RAM besar kini tidak selalu membutuhkan anggaran besar. Di kisaran harga Rp23 jutaan, sejumlah ponsel
SAINS DAN TEKNOLOGI