Kawal Proyek Peta Dasar Rp 4,7 Triliun BIG dari Bank Dunia, Kejagung Pasang Badan Mencegah Korupsi
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi oleh Pertamina Energy Trading Limited (Petral).
Dalam keterangannya, Sudirman menyinggung adanya hambatan yang dialaminya saat berupaya menata sektor energi, termasuk menghadapi praktik mafia migas.
Sudirman menjelaskan bahwa pengalamannya terkait pengelolaan sektor energi terjadi dalam dua periode, yakni saat menjabat Senior Vice President Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina pada 2008-2009 dan sebagai Menteri ESDM 2014-2016.Baca Juga:
"Dua kali saya mendapat tugas dari negara untuk beres-beres supply chain dan sektor energi, yang publik mengenalnya sebagai membenahi masalah-masalah dengan mafia migas. Namun dua-duanya mengalami hambatan," kata Sudirman kepada wartawan di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, saat menjabat di Pertamina, unit ISC yang ia pimpin sempat dilumpuhkan akibat pergantian direksi.
"Akibat unit itu dilumpuhkan, praktik-praktik yang seperti kalian saksikan sekarang ini bisa terjadi," ujarnya.
Sudirman juga menyoroti periode sebagai Menteri ESDM, di mana dirinya sempat meneruskan perbaikan yang belum tuntas di Pertamina.
Namun, jabatan Menteri ESDM hanya dijalani kurang dari dua tahun sebelum diberhentikan.
Ia menegaskan, masalah yang muncul saat ini merupakan dampak dari praktik yang sebelumnya belum terselesaikan.
"Ini berkaitan dengan political will. Kita berharap pemerintah saat ini memiliki political will yang kuat sehingga hal-hal seperti ini bisa dituntaskan," ujar Sudirman, seraya menaruh harapan pada Presiden Prabowo Subianto dan aparat penegak hukum.
Kejagung tengah mengusut kasus dugaan korupsi di Petral melalui dua surat perintah penyidikan (sprindik) dengan periode berbeda, yang sebagian merupakan pengembangan dari kasus tata kelola minyak mentah yang saat ini tengah bergulir di pengadilan.
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menyebut beberapa terdakwa kasus tata kelola minyak mentah juga diperiksa sebagai saksi dalam kasus Petral, tanpa merinci identitasnya.
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung menyoroti gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakab
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelestarian budaya dan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi inovasi sosial yang digagas Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan K
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan dilaporkan memburuk akibat sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Wali Kota Medan Rico Waas me
KESEHATAN
BANDA ACEH Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memperkuat komitmen memberikan pelayanan yang semakin humanis dan profesional kep
PERISTIWA
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam keg
EKONOMI
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM meraih delapan penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awar
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Adardam Achyar mempertanyakan pemidanaan terhadap surat yang dibuat advokat dalam menjal
POLITIK
MANDAILING NATAL Foto mobil dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digunakan untuk mengangkut
PERISTIWA