350 Warga Serbu Markas TNI di Talaud! Kecewa Oknum TNI AL Aniaya Warga, Termasuk Guru
SULUT Insiden penganiayaan oleh oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) terhadap enam warga, termasuk seorang guru, memicu bentrok antara ra
HUKUM DAN KRIMINAL
SULUT– Insiden penganiayaan oleh oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) terhadap enam warga, termasuk seorang guru, memicu bentrok antara ratusan warga dan prajurit TNI di Pelabuhan Melongguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis malam (22/1/2026).
Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, menyampaikan bahwa korban awalnya seorang warga yang tengah memancing.
Namun, lima warga lain yang datang untuk menanyakan kejadian itu ikut dianiaya.Baca Juga:
"Masyarakat sudah melapor ke Polres dengan jumlah pelaku sebanyak lima orang," ujar Arie, Jumat (23/1/2026).
Kronologi peristiwa bermula saat korban merekam anggota TNI AL yang diduga dalam keadaan mabuk.
Para anggota TNI yang merasa terganggu kemudian melakukan pengeroyokan hingga korban jatuh dan mengalami luka-luka.
Selanjutnya, keluarga korban mendatangi markas Lanal Melongguane untuk menuntut pertanggungjawaban, namun terjadi bentrokan dengan sekitar 20 anggota TNI AL.
Aksi ini memancing kemarahan warga. Sekitar 350 warga berkumpul di depan Patung Tuhan Yesus Melongguane, menuntut aparat menindak oknum TNI yang terlibat.
Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya G. Bambungan, menegaskan bahwa pihaknya turun langsung untuk meredam konflik agar tidak meluas.
"Keadaan sudah tidak kondusif. Jika dibiarkan, bentrok akan semakin besar. Kami berharap kasus penganiayaan ini diusut tuntas dan pelaku diberikan hukuman setimpal," kata Anisya.
Kejadian ini mendapat perhatian publik setelah video bentrokan tersebar luas di media sosial.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa para saksi, termasuk korban dan keluarga, untuk memastikan kronologi dan tindakan hukum yang tepat terhadap oknum prajurit TNI AL yang terlibat.*
SULUT Insiden penganiayaan oleh oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) terhadap enam warga, termasuk seorang guru, memicu bentrok antara ra
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Kesebelasan Huta Padang FC harus angkat koper lebih awal dari turnamen Peduli Sepak Bola Cup Kota Padangsidimpuan setela
OLAHRAGA
JAKARTA Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menyebut mayoritas masjid di Indonesia masih menghadapi masalah pada siste
NASIONAL
BANDUNG BARAT Tragedi menimpa dua anggota polisi saat menjalankan tugas kemanusiaan di Kabupaten Bandung Barat. Sabtu (24/1) sore, Ipda
PERISTIWA
JAKARTA Kepolisian masih menelusuri penyebab meninggalnya selebritas Lula Lahfah (26) di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Kepala
ENTERTAINMENT
MEDAN Aksi nekat seorang pria bernama Harry Gusrizal (33) berakhir di tangan polisi. Harry ditangkap karena membongkar steling aluminium
HUKUM DAN KRIMINAL
SLEMAN Kasus Hogi Minaya, suami korban penjambretan yang divonis enam tahun penjara setelah mengejar pelaku kejahatan yang merampas tas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menekankan bahwa proses perdamaian di Gaza tidak boleh hany
NASIONAL
MEDAN Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menuntut Kapolda Sumatra Utara (Sumut) bertanggung jawab atas tindakan penganiayaan yang dilakuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan pada Sabtu (24/1/2026) bahwa alasan yang dikemuk
INTERNASIONAL