Pengusaha Ayam Marah di KPP Rantauprapat: Rekening Diblokir Karena Utang Pajak Rp 768 Juta
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan pasangan suami istri (pasutri) yang mengamuk di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Rantauprapat
NASIONAL
JAKARTA — Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meminta aparat penegak hukum memeriksa sejumlah pejabat negara, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dalam pengusutan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
Permintaan tersebut disampaikan Ahok saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus korupsi tata kelola minyak di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.
Ahok dihadirkan sebagai saksi dalam perkara yang salah satu terdakwanya adalah pengusaha minyak Riza Chalid.Baca Juga:
Pernyataan Ahok muncul ketika jaksa penuntut umum menyinggung berita acara pemeriksaan (BAP) terkait pencopotan dua direksi anak usaha Pertamina.
Dua direksi tersebut adalah mantan Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Djoko Priyono dan mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mas'ud Khamid.
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok menyatakan tidak memahami alasan pencopotan kedua pejabat tersebut, terutama karena dilakukan pada periode Erick Thohir menjabat Menteri BUMN.
Menurut Ahok, Djoko dan Mas'ud merupakan pimpinan yang berintegritas dan memiliki komitmen kuat memperbaiki kinerja sektor migas.
"Bagi saya, dua orang ini adalah direktur utama terbaik yang pernah dimiliki Pertamina. Mereka mau memperbaiki kilang dan Patra Niaga, dan semua arahan saya dijalankan," kata Ahok di persidangan.
Ahok bahkan mengaku terpukul saat mengetahui pencopotan tersebut.
Ia menyebut Djoko Priyono sebagai sosok yang memahami persoalan kilang secara mendalam dan berperan penting dalam menjelaskan berbagai kelemahan sistem produksi kepada dirinya.
"Waktu dia dicopot, saya sampai mau menangis. Menurut saya, ini bukan meritokrasi," ujar Ahok.
Dalam kesaksiannya, Ahok menyatakan keinginannya melaporkan polemik pencopotan direksi itu kepada Kejaksaan.
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan pasangan suami istri (pasutri) yang mengamuk di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Rantauprapat
NASIONAL
TEL AVIV Israel kini menghadapi ancaman serius dari serangan rudal Iran yang terus berdatangan. Negara Zionis itu mengeluh kepada Amerik
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Gerindra memberikan penghargaan berupa hadiah sebesar Rp 10 juta kepada masyarakat yang dapat mengungkapkan informasi ter
POLITIK
MEDAN Semangat berbagi dan kebersamaan kembali terlihat pada Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) melalui kegiatan Sedekah Jumat ke264, yang d
NASIONAL
BANDA ACEH Shalat malam atau qiyamul lail menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama pada bulan Ramadhan. Na
AGAMA
TEHERAN Iran menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang barubaru ini menyerukan negaranegara lain untuk mengirim kapal
INTERNASIONAL
JAKARTA Foto yang menunjukkan wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Sebuah rumah semi permanen di Jalan Alboin Hutabarat, Lingkungan III, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Sidimpuan Selatan, Kota
PERISTIWA
BINJAI Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai menggelar kegiatan Pengajian Ramadan di Masjid Taqwa Ranting Pahlawan, Sabtu (14/03). Kegiatan yang
AGAMA
ACEH Cuaca di wilayah Aceh hari ini diperkirakan akan didominasi oleh hujan ringan hingga petir, dengan suhu yang berkisar antara 15 hing
NASIONAL