Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah Bersama Bupati Asahan dan Dirut Bank Sumut
ASAHAN Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., melaksanakan pertemuan strategis bersama Bupati Asahan dan Direktur Utama Bank
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya peran seorang pejabat Pemkab Pati yang bertindak sebagai 'pengepul' uang hasil pemerasan dalam kasus yang melibatkan mantan Bupati Pati, Sudewo.
Pejabat tersebut diketahui mengembalikan uang yang diperas dari calon perangkat desa, meskipun KPK menegaskan bahwa pengembalian uang tidak menghentikan proses hukum yang tengah berjalan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa 'pengepul' uang tersebut merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.Baca Juga:
Namun, identitas dan jabatan pejabat tersebut masih dirahasiakan oleh pihak KPK.
"Betul, di lingkungan Pati," ujar Budi dalam konfirmasi kepada wartawan pada Minggu (1/2/2026).
Sebelumnya, KPK telah mengungkapkan bahwa beberapa pihak yang terlibat dalam praktik pemerasan oleh Sudewo telah mengembalikan uang kepada para calon perangkat desa yang menjadi korban.
Meski begitu, Budi menegaskan bahwa pengembalian uang tersebut tidak akan mengurangi proses hukum yang tengah berlangsung terhadap para pelaku.
KPK juga mengungkapkan bahwa Sudewo, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, menggunakan tim suksesnya dari Pilkada untuk mengatur dan memuluskan pemerasan yang terjadi.
Selain Sudewo, ada tiga tersangka lain yang juga turut serta dalam pemerasan ini, yaitu sejumlah kepala desa dari Kecamatan Jaken.
Skema Pemerasan yang Terorganisir
Berdasarkan penyelidikan KPK, Sudewo dan tim suksesnya mulai membahas rencana pengisian perangkat desa sejak November 2025.
Dalam proses ini, Sudewo bersama dengan kepala desa yang menjadi bagian dari tim suksesnya meminta sejumlah uang dari calon perangkat desa sebagai syarat untuk dapat menduduki posisi tersebut.
Empat Tersangka Ditetapkan
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, di antaranya:
- Sudewo, Bupati Pati periode 2025-2030;
- Abdul Suyono, Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan;
- Sumarjiono, Kepala Desa Arumanis, Kecamatan Jaken;
- Karjan, Kepala Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken.
Tindakan pemerasan ini mengindikasikan adanya praktik korupsi yang terstruktur dan melibatkan pejabat-pejabat daerah yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.
KPK memastikan akan terus mengusut tuntas kasus ini dan berkomitmen untuk menindak tegas para pelaku yang terlibat.*
(d/dh)
ASAHAN Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., melaksanakan pertemuan strategis bersama Bupati Asahan dan Direktur Utama Bank
PEMERINTAHAN
LANGKAT Momen Lebaran tahun ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi oleh zuriat Sultan Langkat. Mereka mengunjungi Sekreta
POLITIK
BINJAI Hadyan Haqqul Yaqin Siregar mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polres Binjai melalui Satuan Reserse Narkoba (Satres Narko
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Aceh menggelar Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal (H
AGAMA
MANDAILING NATAL Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menekankan pentingnya melestarikan tradisi lubuk larangan, yan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pengamat energi Komaidi Notonegoro menilai elektrifikasi rumah tangga dan transportasi melalui kompor listrik dan kendaraan list
EKONOMI
JAKARTA Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, berangkat ke Jepang dalam rangka memenuhi undangan Kaisar Naruhito. Kunjungan ini dijadwal
POLITIK
LOS ANGELES Ribuan orang turun ke jalan di pusat kota Los Angeles (LA), Amerika Serikat, dalam aksi protes besarbesaran bertajuk No Ki
INTERNASIONAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7, Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengaku dibujuk a
POLITIK
AUSTRALIA Warga di barat laut Australia dibuat ngeri ketika langit tibatiba berubah merah darah saat Siklon Narelle menerjang wilayah S
INTERNASIONAL