BREAKING NEWS
Jumat, 13 Februari 2026

Usai OTT KPK, MAKI Desak Purbaya Lakukan Penindakan Tegas dan Pembenahan Total di Pajak dan Bea Cukai

Adam - Kamis, 05 Februari 2026 07:51 WIB
Usai OTT KPK, MAKI Desak Purbaya Lakukan Penindakan Tegas dan Pembenahan Total di Pajak dan Bea Cukai
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Selasa (27/1/2026). (Foto: Liputan6/Maulandy)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendorong Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk melakukan pembenahan menyeluruh di jajaran Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin dan pihak Bea Cukai.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menilai potensi korupsi di seluruh perwakilan Pajak dan Bea Cukai masih tinggi.

"OTT itu kalau bahkan dilakukan di semua perwakilan Pajak dan Bea Cukai potensi dapat itu ada, karena memang dugaan korupsi itu terlalu banyak," kata Boyamin, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga:

Boyamin menambahkan, langkah tegas Menkeu Purbaya untuk mencopot pimpinan yang terbukti nakal adalah langkah yang relevan.

"Kalau OTT diseringkan, mereka akan ada pembenahan. Ini harus dibarengi Pak Purbaya, merumahkan orang-orang nakal itu ya dirumahkan beneran saja," ujarnya.

OTT KPK sendiri menjerat tiga orang, termasuk Kepala Kantor KPP Madya Banjarmasin, Mulyono, yang kini sedang diperjalanan menuju Jakarta. Selain itu, KPK juga melakukan OTT di kantor Bea Cukai Jakarta terkait kasus impor.

Dukungan MAKI menegaskan pentingnya penindakan konkret selain sekadar pembenahan internal, agar jajaran Pajak dan Bea Cukai benar-benar bekerja bersih dan akuntabel.

"Pembenahan saja tidak cukup, makanya harus ada penindakan, saya dukung KPK melakukan OTT di Ditjen Pajak dan Bea Cukai. Kalau tak ada penindakan orang tak akan takut, sehingga nanti orang pikirnya hanya apes saja," tambah Boyamin.

Langkah ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat integritas dan akuntabilitas kedua instansi yang memiliki peran strategis dalam penerimaan negara.*

(d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Sita Uang Rp1 Miliar dalam OTT, Dugaan Suap Restitusi Pajak di Banjarmasin Terungkap
OTT KPK Tangkap Eks Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai di Lampung, Sita Uang Miliaran dan Emas 3 Kg
Menkeu Purbaya Sebut OTT KPK di Pajak dan Bea Cukai Sebagai Momentum Perbaikan Institusi, Akui Tak Bisa Sembarangan Pecat
KPK OTT Kepala KPP Madya Banjarmasin Terkait Kasus Restitusi Pajak
KPK: OTT KPP Banjarmasin Terkait Pajak, Bea Cukai Pusat Terkait Impor
KPK Gelar OTT di Kantor Bea-Cukai Jakarta, Kasus Masih Diselidiki
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru