Pemkab Batu Bara Tegaskan Transformasi Batra Berjaya Demi Penguatan BUMD dan Peningkatan PAD
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG — Sidang lanjutan perkara dugaan kelalaian medis yang menjerat dr Ratna Setia Asih di Pengadilan Negeri Pangkalpinang mengungkap sejumlah kontradiksi dalam keterangan para saksi dokter.
Persidangan yang digelar Kamis, 5 Februari 2026, menyoroti kejelasan instruksi konsultasi medis serta keabsahan persetujuan tindakan terhadap pasien anak.
Saksi dr Indria Savitri menjelaskan bahwa dirinya menerima peralihan pasien anak bernama Aldo dari dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 18.00 WIB untuk dipindahkan ke bangsal perawatan.Baca Juga:
Berdasarkan diagnosa awal dokter IGD, Aldo disebut mengalami gastroenteritis akut disertai bradikardia akibat Total AV Block, gangguan serius pada sistem kelistrikan jantung.
Untuk penanganan gangguan pencernaan, dr Indria menyebut dokter IGD telah lebih dulu berkoordinasi dengan dokter spesialis anak.
Sementara untuk gangguan jantung, ia mengaku menghubungi dokter spesialis jantung dr Bayu Kuncoro.
Di hadapan majelis hakim, dr Indria menyatakan bahwa langkah tersebut dilakukan atas instruksi terdakwa.
"Saya menghubungi dokter jantung Bayu Kuncoro karena ada instruksi dokter Ratna untuk konsul ke spesialis jantung rawat bersama," ujar dr Indria.
Namun, pada bagian lain kesaksiannya, dr Indria memberikan pernyataan berbeda. Ia menegaskan bahwa terdakwa tidak secara spesifik menyebut nama dokter jantung tertentu.
"Tidak ada dokter Ratna menginstruksikan konsul ke dokter Kuncoro Bayu, hanya instruksi konsul ke dokter jantung," katanya.
Perbedaan keterangan ini memunculkan kontradiksi internal dalam kesaksian dr Indria, khususnya terkait rantai instruksi dan penentuan pihak yang bertanggung jawab atas keputusan medis.
Kontradiksi juga muncul dalam keterangan saksi dr Aditya Preno, yang menerima peralihan pasien dari dr Indria sekitar pukul 19.30 WIB.
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum FraksiFraksi
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menempatkan sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga (K
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh ekonomi nasional yang terdiri dari mantan menteri hingga eks Gubernur Bank
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat ke l
EKONOMI
LANGKAT Seorang pemuda bernama M Sahili alias MS (21) tewas usai dikeroyok dan ditusuk sekelompok pria di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk BUMN khusus ekspor sumber daya alam
NASIONAL
BANTUL Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan ekonomi Indonesia sedang lesu di tengah maraknya keluhan soal sulitnya l
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendesak pemerintah Indonesia membawa kasus dugaan penyiksaan terhadap sembilan warga neg
INTERNASIONAL
JAKARTA Majelis Etik Ombudsman RI akan memeriksa Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto, terkait dugaan pelanggaran kode etik dan kod
NASIONAL