BREAKING NEWS
Senin, 23 Februari 2026

Sahroni Desak Polri Evaluasi Nasional Usai Brimob Aniaya Siswa di Tual

Dharma - Senin, 23 Februari 2026 18:07 WIB
Sahroni Desak Polri Evaluasi Nasional Usai Brimob Aniaya Siswa di Tual
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (Foto: Jaka/Man)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak Polri melakukan evaluasi secara nasional menyusul kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob terhadap dua pelajar di Kota Tual, Maluku, yang menewaskan satu korban, Senin (23 Februari 2026).

Sahroni menyebut peristiwa ini sangat memprihatinkan dan bertentangan dengan prinsip humanis yang seharusnya dijalankan oleh aparat penegak hukum.

"Ini peristiwa yang sangat menyedihkan, wajib diusut tuntas. Padahal Pak Kapolri sudah tegas bahwa anggota Polri harus humanis dan mengutamakan langkah preventif," ujar Sahroni.

Baca Juga:

Politikus Partai Nasdem ini menekankan pentingnya evaluasi internal di seluruh jajaran Polda se-Indonesia, termasuk penggunaan kekerasan yang harus benar-benar terukur dan proporsional, terutama saat berhadapan dengan anak di bawah umur.

"Harus ada evaluasi internal institusi Polri pada tingkatan Polda dan seterusnya. Interaksi dalam penegakkan hukum tidak boleh berlebihan kecuali benar-benar mendesak atau mengancam nyawa," tegas Sahroni.

Kasus bermula ketika dua pelajar kakak-beradik, yang duduk di kelas IX salah satu sekolah negeri setingkat SMP, melintas menggunakan sepeda motor mengenakan seragam sekolah.

Salah seorang anggota Brimob berinisial Bripda MS diduga menghentikan mereka dan memukul salah satu korban menggunakan helm hingga keduanya terjatuh.

Akibat insiden tersebut, satu korban berinisial AT (14) meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Sahroni meminta agar proses pengusutan dilakukan cepat, transparan, dan tuntas, serta menjadi momentum bagi Polri untuk memperbaiki standar interaksi aparat dengan masyarakat, khususnya anak-anak.*

(k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bripda Firman Jadi Tersangka, Kapolda Sulsel: Luka Korban Terbukti Akibat Pukulan
Rentetan Kasus Polisi di Awal 2026, Kompolnas: Penindakan Tegas dan Transparansi Jadi Kunci
Polres Gianyar Gelar Apel Pagi, Wakapolres Tegaskan Pelayanan Humanis dan Kesiapan Personel
Bripda DP Tewas Diduga Dianiaya Senior di Asrama Polda Sulsel, Keluarga Minta Keadilan
HPSN 2026: Bupati Badung Pimpin Aksi Bersih Sampah Laut, 500 Peserta Ikut Kerja Bakti
Akses 7.000 Warga Lhok Cut Segera Kembali Normal, Kapolda Aceh Pastikan Pembangunan Jembatan Bailey Cepat Rampung
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru