Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA– Dua ibu terdakwa kasus berbeda bersimpuh di hadapan Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, usai rapat dengar pendapat umum di Gedung DPR RI, Kamis (26/2).
Keduanya adalah Makkiyati, ibu dari Radiet Ardiansyah terdakwa kasus kematian mahasiswi di Pantai Nipah, Lombok Utara, serta Nirwana, ibu dari Fandi Ramadhan, anak buah kapal (ABK) Sea Dragon yang dituntut hukuman mati dalam perkara penyelundupan sabu.
Dalam momen emosional itu, kedua ibu terdakwa menangis sambil mencium tangan Habiburokhman dan memohon keadilan bagi anaknya.Baca Juga:
"Bapak… mohon tolong… anak saya, Bapak," ucap keduanya. Ketua Komisi III DPR berulang kali meminta keduanya untuk tetap tenang dan menahan diri.
Rapat dengar pendapat umum digelar untuk menampung aduan keluarga terdakwa terkait proses hukum yang mereka nilai tidak adil.
Kuasa hukum Hotman Paris Hutapea menegaskan tidak ada bukti saksi langsung yang menyebut anaknya sebagai pelaku kasus pembunuhan di Lombok.
"Hanya keterangan ahli dan psikolog. Sebagai seorang ibu, batin saya mengatakan anak saya tidak pernah dan tidak bisa melakukan hal-hal seperti itu," kata Makkiyati.
Sementara itu, dalam kasus penyelundupan sabu hampir 2 ton dengan kapal Sea Dragon, Hotman Paris menjelaskan Fandi baru bekerja tiga hari sebagai ABK ketika kapal ditangkap.
"Yang menjadi masalah, kok bisa dituntut hukuman mati karena tidak ada bukti bahwa dia tahu muatan kapal," ujarnya.
Kedua kasus saat ini masih dalam proses pengadilan. Radiet disidangkan di Pengadilan Negeri Mataram, sedangkan Fandi dan terdakwa lainnya menunggu vonis di Pengadilan Negeri Batam.
Peristiwa ini menyoroti sisi kemanusiaan dalam proses hukum dan menjadi perhatian Komisi III DPR dalam memastikan hak-hak terdakwa tetap dijunjung tinggi, meski kasus yang ditangani bersifat berat dan sensitif.*
(k/dh)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL