Ngaku Tak Paham Hukum karena Pedangdut, Fadia Arafiq Disentil Wamendagri Bima Arya
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menanggapi pengakuan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang menyebut dirinya tidak me
POLITIK
DELI SERDANG – Dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan seorang pria berinisial JF di Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, menjadi perhatian warga setelah muncul lebih dari satu laporan dengan terlapor yang sama. Hingga kini, terlapor disebut belum diamankan.
Kasus terbaru dilaporkan oleh M. Fajar, 23 tahun, warga Dusun XV Pasar III Gang Jambu. Ia mengaku menjadi korban pemukulan pada Selasa, 3 Maret 2026, di area lapak pedagang Pasar III Desa Tembung.
Sehari setelah kejadian, Fajar melapor ke Polsek Percut Sei Tuan dengan nomor LP/B/290/III/2026 tertanggal 4 Maret 2026 pukul 15.04 WIB. Ia juga telah menjalani visum dan memberikan keterangan kepada penyidik.Baca Juga:
Dugaan Pemukulan di Area Pasar
Kepada wartawan, Fajar menuturkan insiden bermula saat dirinya dipanggil oleh JF yang berada di kawasan lapak pasar bersama seorang rekannya. Korban mengaku tidak memenuhi panggilan tersebut.
Tak lama kemudian, menurut pengakuan Fajar, ia diduga dipukul berulang kali hingga terjatuh. Ia menyebut mengalami luka memar di bagian wajah dan tubuh.
Fajar menduga peristiwa itu berkaitan dengan persoalan penguasaan lapak di kawasan pasar. Ia menyebut adanya dugaan konflik dengan pihak lain yang tidak menerima lokasi tersebut ditempatinya.
Dugaan Kasus Serupa
Fajar juga menyatakan dirinya bukan satu-satunya warga yang pernah mengalami dugaan kekerasan serupa.
Seorang warga berinisial PM, yang dihubungi terpisah, membenarkan pernah membuat laporan polisi atas dugaan penganiayaan dengan terlapor yang sama.
Menurut PM, hingga kini belum ada informasi mengenai penangkapan terhadap terlapor.
Situasi ini memunculkan pertanyaan di kalangan warga terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.
Sorotan LSM
Ketua LSM LiRA Medan, FR Nasution, menilai aparat penegak hukum perlu memberikan kepastian proses hukum agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
"Jika laporan sudah lebih dari satu dan terlapor masih bebas beraktivitas, wajar publik mempertanyakan progres penanganannya," kata FR di Medan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.*
(dh)
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menanggapi pengakuan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang menyebut dirinya tidak me
POLITIK
JAKARTA Hakim tunggal praperadilan Sulistyo Muhammad Dwi Putro mengingatkan para pihak agar menjaga ketertiban selama persidangan praper
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga dua saksi kasus korupsi Bupati Pati Sudewo berupaya menghambat proses penyidikan deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) membuka ruang bagi kepala daerah untuk turun langsung mengawasi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG
NASIONAL
JAKARTA Sidang praperadilan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), K
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang empat Aksara, Kecamatan Medan Tembung, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
NASIONAL
JAKARTA Menjelang akhir Ramadhan 1447 Hijriah, pertanyaan mengenai tanggal pasti Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2026 semakin ramai di
NASIONAL
ASAHAN Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., mendampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., dalam men
PENDIDIKAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan khusus di Masjid Nurul Falah, Kelurahan Sei Ren
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar tidak te
EKONOMI