Stok BBM Aman, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Beli Sesuai Kebutuhan
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Waas, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan.
EKONOMI
JAKARTA — Pemilik restoran Bibi Kelinci Kemang, Nabilah O'Brien, dipastikan hadir memenuhi panggilan Komisi III DPR RI pada Senin, 9 Maret 2026.
Pemanggilan ini menyusul penetapan Nabilah sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran video CCTV terkait aksi pasangan suami-istri (pasutri) yang mengamuk di restorannya dan diduga membawa kabur makanan tanpa membayar.
Kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya Swarovski, menyatakan pihaknya akan menjelaskan duduk perkara secara lengkap untuk membuktikan bahwa Nabilah tidak bersalah.Baca Juga:
"Kami percaya unsur tindak pidana tidak terpenuhi. Aksi Nabilah justru membantu masyarakat lebih berhati-hati," kata Goldie dalam konferensi pers, Jumat (6/3/2026).
Peristiwa bermula pada Jumat, 19 September 2025, ketika pasutri berinisial ER dan ZK mengunjungi restoran Bibi Kelinci.
Kedua pelaku disebut marah karena pesanan datang lebih lama dari perkiraan. Nabilah menjelaskan saat itu terjadi lonjakan pesanan sehingga waktu penyajian menjadi lebih lama.
Dalam unggahan di akun Instagramnya, @nabobrien, Nabilah mengungkapkan bahwa kedua pelaku memasuki dapur, memaki kepala dapur, mengancam staf, memukul seorang karyawan yang sedang hamil, dan meninggalkan restoran sambil membawa 11 porsi makanan serta tiga minuman tanpa membayar.
Berdasarkan struk tercetak, kerugian pihak restoran diperkirakan mencapai Rp 530.150. Nabilah sempat melayangkan somasi yang tidak direspons pelaku dan melaporkan kejadian ke Polsek Mampang pada 25 September 2025.
Pasutri tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian. Sebaliknya, Nabilah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik, sehingga ditetapkan sebagai tersangka pada 28 Februari 2026.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan bahwa rapat dengar pendapat umum (RDPU) yang dijadwalkan pada Senin juga akan dihadiri aparat penegak hukum untuk memperjelas duduk perkara.
"Kami akan mengundang Nabilah bersama kuasa hukumnya serta aparat penegak hukum terkait," kata Habiburokhman.
Rapat ini diharapkan menjadi forum klarifikasi sekaligus memberi kesempatan Nabilah untuk menyampaikan sisi peristiwa yang sebenarnya di mata hukum dan publik.*
(k/dh)
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Waas, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan.
EKONOMI
BINJAI Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, mewakili Wali Kota menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang menghadirkan p
AGAMA
BATUBARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mendorong peningkatan transparansi dan efektivit
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mengikuti rapat koordinasi penyerahan bantuan Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi korban bencana hi
NASIONAL
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Partai PAN, Irwan, memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk berbagi kebaikan kepada masyar
NASIONAL
JAKARTA Dokter Richard Lee akhirnya ditahan Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) setelah mangkir dari beberapa panggilan pemeriksaan t
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., melakukan peletakan batu pe
PENDIDIKAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur&039an 1447 Hijriah di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran
AGAMA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau masyarakat dan pelaku pasar modal untuk tidak panik menanggapi penurunan Indeks
EKONOMI
DENPASAR Ribuan pecalang dari seluruh desa adat Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denp
NASIONAL