Briptu MZ Dipecat usai Diduga Rampok Toko Emas di Aceh Selatan, Proses Pidana Berlanjut
BANDA ACEH Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
BADUNG — Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Ngurah Rai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai berhasil mengungkap laboratorium gelap (clandestine laboratory) pembuatan narkotika di Kabupaten Gianyar, Bali, pada Jumat dini hari, 7 Maret 2026.
Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia, ST (30) dan NT (29), ditangkap sebagai tersangka utama operasi yang berlangsung sejak Kamis malam (5/3/2026).
Dari tangan mereka, petugas menyita berbagai barang bukti berupa paspor, jerigen berisi cairan kimia, serta peralatan yang diduga digunakan untuk produksi narkotika.Baca Juga:
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menegaskan keberhasilan operasi ini merupakan buah dari sinergi intelijen yang solid antara Imigrasi, BNN, dan Bea Cukai.
"Operasi ini membuktikan kolaborasi lintas instansi dalam memberantas aktivitas ilegal yang melibatkan warga negara asing, khususnya terkait jaringan narkotika internasional," ujar Bugie.
Pengungkapan kasus ini berawal dari permohonan pelacakan oleh Direktorat Intelijen Keimigrasian atas permintaan BNN pada 4 Februari 2026.
Penyelidikan menemukan alamat tinggal NT di Ungasan, Badung, yang ternyata fiktif. Strategi penggerebekan serentak dilakukan di dua lokasi berbeda di Sukawati, Gianyar.
Di Villa Renas Kubu, ST ditangkap dengan barang bukti cairan kimia dan paspor Rusia.
Sementara NT diamankan di The Tetamian Bali dengan menyita cairan kimia dalam mobil dan paspor palsu atas nama Kseniia Kozina, yang diduga digunakan untuk menyewa vila dan kendaraan.
Pengembangan dari penangkapan ini mengarah ke Villa De Bale Marcapada di Saba, Blahbatuh, Gianyar, yang menjadi lokasi laboratorium narkotika.
Tim menemukan dua kamar yang difungsikan sebagai area produksi lengkap dengan jerigen berisi cairan kimia.
Bugie Kurniawan memastikan langkah tegas akan ditempuh sesuai prosedur hukum.
Selain proses pidana narkotika oleh BNN, Imigrasi akan menindak dugaan pelanggaran paspor palsu dan penyalahgunaan izin tinggal.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menyampaikan apresiasi kepada tim Imigrasi Ngurah Rai atas profesionalisme dan responsivitas mereka.
Sinergi antarinstansi disebut sebagai kunci penting menjaga Bali dari kejahatan transnasional.
"Imigrasi Bali akan terus memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing untuk memastikan keamanan dan ketertiban, sekaligus menjaga citra Bali sebagai destinasi internasional yang aman," tegasnya.*
(ad)
BANDA ACEH Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan jaminan kesehatan bagi para mitra Gojek melalui k
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan melakukan transformasi bisnis dengan me
PEMERINTAHAN
MEDAN Jembatan Perintis Garuda di Jalan Adisucipto, Gang Rel, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, resmi dibuka dan mulai digu
PEMERINTAHAN
ACEH UTARA Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh U
NASIONAL
LHOKSEUMAWE Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran memberikan arahan tegas kepada seluruh prajurit dan Aparatur Sipi
NASIONAL
BANDUNG Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026 mulai mematangkan berbagai persi
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap alasan melakukan penggeledahan terhadap rumah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan proses impor minyak dari Rusia tahap pertama telah ter
EKONOMI