PJSBabel juga mengimbau agar seluruh organisasi pers di Bangka Belitung bersatu dan menunjukkan solidaritas.
Kebebasan pers adalah fondasi dari demokrasi yang harus dijaga bersama.
"Ini bukan hanya soal PWI. Ini tentang martabat pers secara keseluruhan, tentang keberanian untuk menyuarakan kebenaran. Kami menegaskan, tidak ada ruang bagi intimidasi terhadap wartawan dan media di Bangka Belitung," pungkasnya.
Pasca peristiwa tersebut, banyak organisasi pers yang menyuarakan dukungan dan solidaritas kepada PWIBabel.
Seluruh elemen pers di Bangka Belitung kini lebih sadar akan pentingnya menjaga kebebasan pers agar tetap terjaga dengan baik.
Organisasi pers juga berkomitmen untuk tidak memberikan ruang bagi aksi-aksi premanisme yang dapat merusak tatanan demokrasi di daerah ini.*