TANJAB TIMUR – Seorang warga RT 14 RW 04, Kelurahan Parit Culum Satu, bernama Haidir, melaporkan kejadian pencurianternak yang menimpanya pada Kamis dini hari (2/4/2026).
Seekor induk sapi miliknya hilang dicuri dari kandang yang terletak tepat di belakang rumahnya.
Peristiwa ini menyebabkan kerugian yang cukup besar, diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Berdasarkan keterangan korban, sapi yang hilang berjumlah satu ekor dan diduga dicuri oleh lebih dari satu orang.
Hal ini mengingat kondisi di sekitar lokasi kejadian yang memungkinkan aksi pencurian dilakukan secara berkelompok.
Pencurian tersebut terjadi pada malam hingga dini hari, saat suasana sekitar sepi dan minim pengawasan.
Haidir mengungkapkan bahwa pada saat kejadian, dirinya tidak mendengar adanya suara yang mencurigakan dari area kandang.
Namun, saat ia mengecek pada pagi hari, sapi yang seharusnya berada di kandang sudah tidak ada.
Ia pun segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.
Sementara itu, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku dari tindakan kejahatan ini.
Pihak berwajib juga meminta kepada masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan melaporkan jika melihat aktivitas yang mencurigakan, terutama pada malam hari.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh warga di sekitar wilayah Tanjab Timur agar lebih berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya pencurianternak.
Masyarakat diminta untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap hewan ternak mereka, terutama pada malam hingga dini hari, ketika kejadian seperti ini cenderung lebih sering terjadi.*