KPK Amankan Uang Ratusan Juta dan 27 Orang dalam OTT Cilacap
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang meli
HUKUM DAN KRIMINAL
Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, di mana seorang oknum polisi digerebek bersama seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di dalam mobil. Kejadian yang diduga merupakan perselingkuhan ini berlangsung di halaman parkir Polres setempat pada malam hari, dan video penggerebekan tersebut viral di media sosial.
Video berdurasi 1,17 detik itu menunjukkan momen ketika belasan anggota keluarga IRT menggempur keduanya saat berada di samping kantor SPKT Polres Kolut. Dalam rekaman tersebut, salah satu pria yang merekam dengan nada emosional mengekspresikan kekecewaannya, menyatakan, “Di samping SPKT terjadi perselingkuhan. Sama halnya Polres Kolaka Utara membiarkan perzinahan di samping sini.”
Setelah digerebek, oknum anggota polisi yang diketahui berpangkat Aipda dengan inisial E dan IRT yang diduga selingkuhannya, KM, langsung melarikan diri. Namun, IRT berhasil ditemukan oleh aparat di sebuah rumah warga di Desa Puncak Monapa, bersembunyi di balik lemari.
Wakapolres Kolaka Utara, Kompol Mochamad Salman, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menjelaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki laporan tindak perzinahan yang diduga terjadi di dalam kendaraan saat penggerebekan. “Kami belum bisa memastikan apakah terjadi perzinahan di dalam kendaraan itu saat digrebek atau tidak,” ungkapnya.
Mochamad Salman menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 2 November 2024, sekitar pukul 01.00 Wita. Dia menambahkan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh Propam setempat dan Polda Sultra, dengan Kapolda yang menurunkan tim untuk melakukan pengusutan lebih lanjut.
IRT yang terlibat, meskipun dianggap sah secara agama dengan suaminya, belum memiliki buku nikah resmi dari pemerintah. Pihak kepolisian saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Agama terkait statusnya.
Mochamad Salman menegaskan bahwa Polres Kolaka Utara tidak menutupi penanganan kasus ini dan terbuka kepada keluarga IRT yang melayangkan laporan. Dia juga menegaskan bahwa jika terbukti secara etik, anggotanya akan diproses, bahkan bisa berujung pada pemberhentian tidak hormat.
“Yang jelas, permasalahan tersebut bisa saja pada pemberhentian tidak hormat,” tutupnya.
Kejadian ini mengundang perhatian masyarakat dan menimbulkan pertanyaan terkait integritas institusi kepolisian dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Pihak Polres Kolaka Utara berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini dengan serius.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang meli
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengkaji berbagai langkah penghematan untuk menghadapi dampak perang di Timur Tengah yang berpotensi m
POLITIK
MEDAN Umat Buddha di Sumatera Utara menyalurkan 300 paket bahan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri 1
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Cilac
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengutuk keras teror penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang terdakwa kasus narkoba bernama Mahlul Ridha dilaporkan kabur usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Stabat, Kabup
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian segera mengusut dan menangkap pelaku penyiraman air keras terhada
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehProf. Dr. Prudensius MaringKEKERASAN terhadap individu yang menyuarakan kritik publik hampir tidak pernah dipahami masyarakat sebagai p
OPINI
MEDAN Kepolisian menggelar prarekonstruksi kasus penemuan mayat wanita berinisial RS, 19 tahun, yang ditemukan di dalam boks di Kota Med
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Gerindra mewantiwanti masyarakat agar mengawasi penyelewengan BBM subsidi, khususnya solar. Partai ini menyiapkan hadiah
NASIONAL