Ribuan Hektare Sawah Rusak di Aceh Mulai Pulih, Rehabilitasi Capai 14.799 Hektare
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
YOGYAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia meminta agar daycare Little Aresha ditutup permanen menyusul terungkapnya kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang dititipkan di tempat tersebut.
Permintaan itu disampaikan Komisioner KPAI Diyah Puspitarini usai penetapan 13 orang tersangka oleh pihak kepolisian dalam kasus tersebut.
"KPAI berharap daycare ini ditutup permanen. Selain itu, kami juga meminta adanya perlindungan dari LPSK karena ada keluarga korban yang didatangi orang tidak dikenal," ujar Diyah, Senin (27/4/2026).Baca Juga:
KPAI juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan daycare di Kota Yogyakarta, termasuk pendataan izin operasional serta pembinaan terhadap pengelola.
Menurut Diyah, banyak daycare bermasalah beroperasi tanpa izin dan lebih berorientasi bisnis tanpa memperhatikan standar perlindungan anak.
"Biasanya daycare seperti ini tidak mengindahkan aturan, bahkan tidak memiliki izin dari dinas terkait maupun pemerintah daerah," katanya.
Ia menilai kasus di Little Aresha memiliki indikasi sistematis. Dugaan perlakuan kekerasan disebut dilakukan secara berulang dan melibatkan sejumlah pengasuh.
"Ada indikasi seperti SOP, di mana anak-anak pada jam tertentu mendapat perlakuan tidak manusiawi, seperti diikat, dan orang tua tidak boleh melihat langsung," jelasnya.
Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan penggerebekan di lokasi daycare yang berada di wilayah Umbulharjo. Saat itu, petugas menemukan sejumlah anak dalam kondisi terikat.
Polisi kemudian mengamankan 30 orang untuk pemeriksaan intensif. Dari hasil penyelidikan, sebanyak 13 orang ditetapkan sebagai tersangka, mulai dari pimpinan yayasan hingga pengasuh.
Kapolresta Yogyakarta Eva Guna Pandia menyebut jumlah korban yang terdata mencapai 53 anak, sebagian besar berusia di bawah dua tahun.
"Setelah gelar perkara, kami menetapkan 13 orang sebagai tersangka," ujarnya.
Hingga kini, motif para pelaku masih dalam pendalaman pihak kepolisian. Sementara itu, KPAI menekankan pentingnya perlindungan maksimal terhadap korban serta pembenahan sistem pengawasan daycare agar kasus serupa tidak terulang.*
(d/dh)
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA
MEDAN Ratusan mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin (22/6/2026
PERISTIWA