Pisah Sambut Kapolres Asahan Diwarnai Doa Bersama untuk Korban Gempa Simalungun dan NTT
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Mantan Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan, Fahrurozi mengaku pernah menerima sejumlah surat anonim atau surat kaleng yang berisi keluhan terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses sertifikasi K3.
Hal itu disampaikan Fahrurozi saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Dalam persidangan, Fahrurozi juga mengakui menerima uang sebesar Rp100 juta yang disebut sebagai uang "terima kasih" dari Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3).Baca Juga:
Uang tersebut diterimanya melalui Hery Sutanto yang saat itu menjabat Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker periode 2021 hingga Februari 2025.
"Betul," jawab Fahrurozi saat dikonfirmasi jaksa terkait penerimaan uang Rp100 juta tersebut di persidangan.
Fahrurozi mengaku awalnya tidak mengetahui asal-usul uang yang diterimanya. Namun, ia mulai merasa curiga setelah muncul sejumlah surat kaleng yang menyoroti praktik pungli di lingkungan sertifikasi K3.
"Surat kaleng itu pada intinya adalah di dalam proses sertifikasi ada oknum anggota kita yang meminta uang," kata Fahrurozi dalam persidangan.
Ia menjelaskan, salah satu surat anonim itu diterima sekitar Juli 2024. Meski demikian, dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pihak yang dimaksud dalam surat tersebut.
"Membaca, Pak. Tapi saya karena tidak banyak kenal orang, karena saya baru di situ, akhirnya tidak terlalu ingat," ujarnya.
Menurut Fahrurozi, isi surat tersebut juga menyinggung adanya perbaikan pelayanan, namun masih terdapat laporan mengenai pegawai yang diduga meminta uang kepada pihak tertentu dalam proses sertifikasi.
Kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kemenaker sendiri terus bergulir di Pengadilan Tipikor Jakarta. Sejumlah pejabat dan mantan pejabat Kemenaker telah duduk di kursi terdakwa dalam perkara tersebut.*
(in/dh)
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menilai pengamalan nilainilai Pancasila semakin penting di tengah
NASIONAL