Pisah Sambut Kapolres Asahan Diwarnai Doa Bersama untuk Korban Gempa Simalungun dan NTT
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
MEDAN - Tim Satreskrim Polrestabes Medan berhasil membongkar praktik prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan empat orang pelaku yang tergabung dalam satu jaringan penyedia jasa kencan melalui aplikasi MiChat.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, menyebutkan keempat tersangka ditangkap di sebuah hotel di kawasan Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Sunggal, pada Jumat (1/5/2026). Para pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari pencari pelanggan hingga pengelola uang.
"Kita berhasil melakukan pengungkapan terhadap tindak pidana prostitusi yang melibatkan anak. Ada empat orang yang kita amankan, mereka berperan sebagai pencari pelanggan, penjaga korban, hingga bosnya," ujar Adrian kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/5/2026).Baca Juga:
Adapun identitas keempat tersangka yakni Eduardo Lee, Bobby Pratama, Rafi Rian Pratama, dan Isdiana Putri Sitorus. Sementara itu, polisi menyelamatkan dua orang remaja putri berusia 15 tahun berinisial SN dan LRY yang kini telah ditempatkan di rumah aman (safe house).
Modus Lewat MiChat
Adrian menjelaskan, jaringan ini menjajakan korbannya melalui aplikasi MiChat. Para pelaku mengunggah foto-foto korban untuk menarik minat pria hidung belang. Untuk sekali kencan berdurasi 30 menit (short time), pelaku mematok harga Rp 350 ribu.
"Dari uang Rp 350 ribu itu, korban hanya menerima Rp 150 ribu. Sisanya diambil oleh para pelaku untuk keperluan mereka," ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, bisnis haram ini ternyata sudah berjalan selama enam bulan. Para pelaku menyasar remaja yang putus sekolah atau berasal dari latar belakang keluarga yang tidak harmonis (broken home) melalui media sosial.
Para korban awalnya diiming-imingi pekerjaan dengan upah yang layak. Namun nahas, mereka justru dieksploitasi dan dijadikan pemuas nafsu pria hidung belang.
Hingga kini, keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Medan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.*
(tm/dh)
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menilai pengamalan nilainilai Pancasila semakin penting di tengah
NASIONAL