IKN Tak Disebut Prabowo dalam 8 Program Prioritas Nasional, Bagaimana Nasib Anggarannya?
JAKARTA Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono memastikan anggaran pembangunan IKN tetap tersedia meski nama IKN tid
EKONOMI
NUSA TENGGARA TIMUR - Kasus mencoreng nama baik kepolisian kembali terungkap di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), kali ini melibatkan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja. AKBP Fajar ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba dan keterlibatannya dalam kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi pada 11 Juni 2024 di Kota Kupang.
Menurut keterangan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Patar Silalahi, dalam konferensi pers yang diadakan pada Selasa (11/3), Fajar memesan korban melalui seorang perempuan berinisial F.
Fajar meminta perempuan tersebut untuk mencari anak-anak yang akan dibawa ke kamar hotel tempatnya menginap, dengan imbalan sebesar Rp3 juta yang dibayarkan secara tunai.
"Fajar memesan anak tersebut melalui perempuan berinisial F. Pesanan tersebut disanggupi dengan imbalan yang dibayar Rp3 juta secara langsung," ujar Kombes Patar.
Sebelum kejadian pencabulan, korban yang diketahui masih di bawah umur diajak oleh Fajar dan perempuan berinisial F untuk berjalan-jalan dan makan bersama.
Setelah itu, korban dibawa ke hotel di mana AKBP Fajar berada dan diduga mengalami perbuatan yang tidak pantas.
Perempuan berinisial F yang turut terlibat dalam kasus ini sudah diperiksa oleh penyidik di Unit PPA Direskrimum Polda NTT.
Fajar dan perempuan tersebut awalnya berkenalan melalui aplikasi MiChat, yang kemudian menjalin hubungan, dan F juga pernah dibayar untuk melayani Fajar.
Kasus ini berawal dari penangkapan AKBP Fajar pada Kamis (20/2), yang dilakukan oleh tim gabungan Propam Polri dan Bidang Propam Polda NTT.
JAKARTA Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono memastikan anggaran pembangunan IKN tetap tersedia meski nama IKN tid
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menetapkan sejumlah target pemerintah untuk 2027. Target tersebut disampaikan dalam pemaparan RAPBN da
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mendatangi rumah eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di
HUKUM DAN KRIMINAL
NAGEKEO Sejumlah akses jalan menuju Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terputus setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7
PERISTIWA
JAKARTA Indonesia kembali membuka keran ekspor beras setelah pemerintah menyatakan produksi dan stok pangan nasional berada dalam kondis
PERTANIAN AGRIBISNIS
KARO Bupati Karo Antonius Ginting menjadi sorotan setelah pernyataannya mengenai kondisi pelajar yang mengalami gejala keracunan usai me
SOSOK
SOLO Pelapor dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pemasangan baliho ucapan selamat ulang tahun ke65 Presiden ke7 RI Joko Widodo atau J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan permintaan maaf kepada para pelajar yang menjadi korban dugaan keracunan setel
PERISTIWA
OlehEben E. SiadariPRABOWO pernah berkata, ia tidak suka membaca pidato resmi. Ia bahkan pernah berkelakar, bukan hanya hadirin yang bosan
OPINI
JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus
PERISTIWA