BREAKING NEWS
Minggu, 02 Agustus 2026

IHSG Terkoreksi Usai MSCI Keluarkan 18 Saham Indonesia, OJK Sebut Pergerakan Masih Wajar dan Terkendali

Dharma - Rabu, 13 Mei 2026 12:19 WIB
IHSG Terkoreksi Usai MSCI Keluarkan 18 Saham Indonesia, OJK Sebut Pergerakan Masih Wajar dan Terkendali
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi (kiri) menggelar konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta pada Rabu (13/5/2026). (Foto: Nadia K. Putri/SWA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada perdagangan Rabu (13/5/2026) setelah pengumuman rebalancing indeks global MSCI yang mengeluarkan 18 saham Indonesia dari daftar acuan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, menilai pelemahan IHSG yang terjadi masih dalam kondisi wajar dan merupakan bagian dari dinamika pasar.

"Alhamdulillah, penurunannya tidak signifikan, masih di kisaran sekitar 1 sampai 1,5 persen," ujar Hasan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga:

Hasan menjelaskan, koreksi yang terjadi merupakan respons pasar terhadap keputusan MSCI dalam melakukan penyesuaian (rebalancing) portofolio indeks global. Menurutnya, kondisi tersebut masih dalam batas normal tanpa adanya gejolak berlebihan di pasar.

Ia juga menegaskan bahwa aktivitas transaksi tetap berjalan stabil meskipun IHSG melemah. Volume dan frekuensi perdagangan dinilai masih sesuai pola harian dan tidak menunjukkan tanda kepanikan investor.

"Secara umum tidak ada indikasi panic selling. Aktivitas transaksi masih normal seperti hari-hari sebelumnya," jelasnya.

Dalam rebalancing terbaru, MSCI mengeluarkan total 18 saham Indonesia dari indeks global, termasuk sejumlah emiten besar di sektor energi, konsumer, dan keuangan. Salah satu saham juga mengalami penurunan dari indeks utama ke indeks kapitalisasi kecil.

Meski demikian, OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) terus memantau pergerakan pasar untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan investor di tengah dinamika global.*

(d/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Rebound Tipis ke Rp 17.515 per Dolar AS di Tengah Tekanan Pasar Global dan MSCI
Harga Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu/kg, Telur Ayam Masih Bertahan di Level Tinggi
IHSG Dibuka Merah ke Level 6.763, Tekanan Jual Warnai Perdagangan Pagi Ini
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp20.000, Buyback Turut Merosot
IHSG Sempat Dibuka Menguat, Langsung Berbalik Anjlok ke Zona Merah di Awal Perdagangan
Dari Sampah Jadi Listrik, Danantara Siapkan PT Denera Go Public dengan Investasi Jumbo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru