BREAKING NEWS
Jumat, 15 Mei 2026

Polda Bali Bongkar Dugaan Markas Scam Internasional di Kuta, 26 WNA dari 5 Negara Ditangkap

Adelia Syafitri - Kamis, 14 Mei 2026 16:03 WIB
Polda Bali Bongkar Dugaan Markas Scam Internasional di Kuta, 26 WNA dari 5 Negara Ditangkap
Polisi menunjukkan bendera Departemen Kehakiman AS palsu dan atribut FBI yang ditemukan saat menggerebek sebuah guest house di Kuta, Kabupaten Badung, Bali. (foto: Dok. Polda Bali)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR Polda Bali mengungkap asal 26 warga negara asing yang diamankan dari sebuah penginapan di kawasan Kuta, Bali.

Mereka diduga dipersiapkan untuk menjadi operator penipuan daring atau scam berskala internasional.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes I Gede Adhi Mulyawarman mengatakan para WNA tersebut terdiri dari lima warga China, empat warga Taiwan, satu warga Malaysia, empat warga Kenya, dan 12 warga Filipina.

Baca Juga:

Selain itu, polisi turut mengamankan empat warga negara Indonesia.

"Setelah kami hitung kurang lebih ada 30 orang di dalam lokasi tersebut ditambah beberapa karyawan di sana," kata Adhi di Denpasar, Kamis, 14 Mei 2026.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dugaan penculikan dan penyekapan WNA di sebuah guest house di Jalan Bypass Ngurah Rai, Gang Karang Sari, Kedonganan, Kuta.

Informasi awal diterima dari Kedutaan Besar Filipina di Jakarta yang melaporkan adanya warga Filipina diduga disekap untuk dipekerjakan sebagai operator scam.

Namun setelah penyelidikan dilakukan, polisi menyimpulkan para WNA tersebut bukan korban penyekapan biasa.

Mereka justru diduga menjadi bagian dari jaringan persiapan kejahatan penipuan daring lintas negara.

"Motif besar mereka diduga akan melakukan kejahatan scamming dalam skala internasional," ujar Adhi.

Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti komputer, keyboard, telepon seluler, iPad, perangkat komunikasi, layanan internet Starlink, atribut Federal Bureau of Investigation, hingga dokumen berisi skenario latihan penipuan.

Menurut polisi, kelompok tersebut masih berada dalam tahap persiapan sebelum menjalankan aksinya.

Dalam dokumen yang ditemukan, terdapat berbagai skenario kejahatan yang digunakan untuk menipu calon korban.

"Sudah ada latihan dan script skenario, termasuk narasi tentang persenjataan, narkotika, dan bentuk kejahatan lainnya," kata Adhi.

Saat ini polisi masih memburu pihak yang diduga menjadi dalang jaringan scam internasional tersebut.*


(km/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
5 Dokter Laporkan Menkes Budi Gunadi Sadikin ke Polda Metro Jaya, Pelapor Serahkan 10 Bukti
Polisi Bongkar Penyelundupan Manusia Jalur Maluku-Australia, WNA China Jadi Otak Pengiriman
DPR Soroti Haji Ilegal WNI, Imigrasi Diminta Perketat Pengawasan Jelang Puncak Haji 2026
Prakiraan Cuaca Bali Kamis Ini: Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah, Denpasar Berawan dengan Suhu hingga 32°C
Menuju Pendidikan Modern, Disdikpora Bali Perkuat Transformasi Berbasis Teknologi: Adaptif, Inovatif, dan Inklusif
Kapolda Aceh Resmikan Prasasti Pembangunan Mako Polsek Dabun Gelang, Tekankan Pelayanan Polri yang Humanis dan Profesional di Polres Gayo Lues
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru