Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
YOGYAKARTA – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membenarkan seorang anggotanya yang bertugas sebagai personel intelijen sempat diamankan dan diinterogasi oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) usai aksi demonstrasi yang digelar di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan seorang pria dikelilingi mahasiswa beredar luas di media sosial.
Dalam unggahan itu, pria yang diduga anggota intelijen kepolisian tampak duduk di tengah kerumunan mahasiswa sambil sesekali mengusap wajahnya dengan es batu.Baca Juga:
Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Ihsan membenarkan bahwa pria yang diamankan mahasiswa tersebut merupakan anggota Polda DIY yang sedang menjalankan tugas pengamanan aksi unjuk rasa.
"Memang benar yang bersangkutan adalah anggota Polda DIY," kata Ihsan dalam keterangannya, Rabu, 17 Juni 2026.
Menurut Ihsan, personel tersebut mendapat surat perintah untuk melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Yogyakarta.
Kehadirannya bertujuan memastikan jalannya aksi berlangsung aman serta mengawal mahasiswa kembali ke kampus setelah kegiatan selesai.
Polda DIY menilai insiden tersebut terjadi akibat kesalahpahaman antara mahasiswa dan petugas yang bertugas di lapangan.
"Peristiwa itu telah diselesaikan secara humanis melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara pihak kepolisian, rektorat, dan mahasiswa," ujar Ihsan.
Kronologi kejadian juga dijelaskan oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UMY, Zuly Qodir.
Menurutnya, setelah aksi demonstrasi berakhir, mahasiswa kembali ke kampus sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat itu, sejumlah mahasiswa mencurigai seorang pria yang terlihat memotret aktivitas mereka di lingkungan kampus.
Kecurigaan semakin meningkat ketika pria tersebut berusaha menjauh saat didekati mahasiswa.
"Mahasiswa melihat ada seseorang yang memotret kegiatan mereka. Ketika didekati, yang bersangkutan berlari sehingga mahasiswa semakin curiga," kata Zuly.
Pria tersebut kemudian terjatuh dan diamankan ke area rektorat UMY.
Tak lama kemudian, pihak kepolisian menghubungi kampus dan meminta bantuan untuk mengamankan anggotanya.
Zuly mengatakan pihak kampus segera turun tangan untuk mencegah situasi berkembang menjadi tindakan yang tidak diinginkan.
Mahasiswa juga diimbau agar tidak melakukan kekerasan maupun tindakan yang melanggar hukum.
"Saya meminta mahasiswa tetap tenang dan tidak melakukan tindakan fisik ataupun penghinaan terhadap yang bersangkutan," ujarnya.
Setelah dilakukan dialog dan klarifikasi, situasi berangsur kondusif. Anggota kepolisian tersebut kemudian kembali ke Polda DIY.
Aksi demonstrasi yang digelar sejumlah elemen mahasiswa pada Rabu siang di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta diikuti sekitar 470 peserta.
Massa berasal dari berbagai kampus, termasuk Aliansi UMY Bergerak dan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan terkait kebijakan pemerintah, mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, reforma agraria, hingga sejumlah program nasional yang dinilai perlu dievaluasi.
Polda DIY menegaskan kehadiran personel di lokasi aksi merupakan bagian dari tugas pelayanan dan pengamanan agar kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Hingga saat ini, kondisi di lingkungan kampus maupun di Yogyakarta dilaporkan tetap kondusif setelah insiden tersebut diselesaikan melalui jalur komunikasi antara mahasiswa, pihak kampus, dan kepolisian.*
(tpkm/ad)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL