Makan Telur 5 Kali Seminggu, Risiko Alzheimer Disebut Lebih Rendah!
JAKARTA Telur selama ini dikenal sebagai salah satu sumber makanan bergizi. Selain mengandung protein berkualitas tinggi, telur juga men
KESEHATAN
JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, meminta Kejaksaan Agung mengusut secara tuntas temuan 41 nama yang muncul dalam isi ponsel tersangka mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mahfud menilai nama-nama yang diduga berkaitan dengan pengajuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG tersebut perlu dibuka kepada publik sebagai bentuk transparansi sekaligus memberikan sanksi moral kepada pihak-pihak yang diduga terlibat.
"Ya itu harus diusut tuntas. Iiya dong dipanggil, kalau perlu diumumkan untuk untuk sanksi moral. Itu namanya diumumkan kan tidak apa-apa, ini loh nama yang disangka enggak apa-apa disebut disangka. Namanya juga disangka ya menitip-nitipkan, kan tidak apa-apa," kata Mahfud dalam podcast Terus Terang yang tayang di kanal YouTube Mahfud MD Official.Baca Juga:
Menurut Mahfud, kasus tersebut menjadi momentum penting untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, khususnya terkait potensi benturan kepentingan dalam proyek-proyek yang menggunakan anggaran negara.
Ia menyinggung aturan yang sudah diterapkan sejak era kolonial Belanda melalui Reglement Nomor 321 Tahun 1900 yang melarang pejabat maupun keluarganya terlibat dalam proyek pemerintah guna mencegah konflik kepentingan.
"Karena gini, di zaman Belanda saja itu ada reglemen nomor 321 tahun 1900 yang itu diacu Indonesia lama merdeka itu, bagaimana di dalam kontrak-kontrak kerja pemerintah itu jangan melibatkan pejabat yang punya conflict of interest."
"Bahkan dilarang satu garis ke atas satu garis ke samping. Satu garis ke atas itu ke orang tuanya tidak boleh, anaknya tidak boleh. Satu garis ke samping saudaranya tidak boleh ikut dalam proyek-proyek pemerintah. Maksudnya agar tidak terjadi conflict of interest," jelas Mahfud.
Mahfud juga mengaku prihatin terhadap dugaan penyimpangan dalam program MBG yang memiliki anggaran sangat besar, namun manfaat yang diterima masyarakat dinilai belum maksimal.
Menurut dia, praktik korupsi atau pemotongan anggaran berpotensi mengurangi kualitas program yang sejatinya ditujukan untuk meningkatkan gizi masyarakat.
"Orang-orang yang kayak gini nih, kenapa Anda nitip-nitip dan kenapa dapat uang sebegitu banyak? Apa tidak kasihan kepada rakyat yang uang ratusan triliun hanya dapat maksimal Rp8.000? Ada yang bilang 6.000, ada yang bilang 8.000. Pokoknya di bawah 8.000 lah untuk sekali makan gitu kan," ujarnya.
Mahfud menilai setiap rupiah anggaran negara harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang menjadi sasaran program.
Sementara itu, Kejaksaan Agung memastikan tetap mendalami 41 nama yang ditemukan dalam perangkat komunikasi milik Sony Sonjaya.
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan penyidik masih menelusuri apakah nama-nama tersebut memiliki keterkaitan dengan tindak pidana atau hanya bagian dari pelaksanaan program MBG.
"Nama-nama itu sedang kami pelajari apakah hal itu merupakan suatu tindak pidana atau adanya penyimpangan lain atau ada sesuatu yang lebih besar. Itu yang sedang kami dalami dalam penyidikan ini," kata Syarief.
Menurutnya, penyidik belum memutuskan untuk memanggil seluruh nama yang tercantum karena masih memeriksa konteks komunikasi dan peran masing-masing pihak.
"Nama-nama itu apa sih sebetulnya yang disampaikan? Maksudnya urgensinya apa keterangan saksi itu," ujarnya.
Ia menambahkan, penyidik juga masih memeriksa isi percakapan yang terdapat dalam perangkat milik Sony.
"Atau berhubungan chat atau telepon, tapi isinya apa, itu yang masih kami cek," katanya.
Temuan 41 nama tersebut terungkap saat Sony Sonjaya menjalani pemeriksaan selama sekitar 9,5 jam di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung pada 18 Juni 2026.
Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menjelaskan daftar tersebut ditemukan dalam salah satu percakapan yang diperiksa penyidik saat menelaah 26 nama yang sebelumnya diserahkan dalam pengajuan permohonan justice collaborator.
Dari hasil pemeriksaan percakapan tersebut, ditemukan tabel yang berisi sekitar 41 nama yang diduga berkaitan dengan pengajuan titik SPPG.
"Nah dari 26 nama itu ada satu orang yang dibuka tadi hasil chatnya itu terisi sekitar 41 nama di tabel. Iya terkait menyangkut SPPG," ujar Krisna.
Menurutnya, sebagian nama yang muncul berasal dari berbagai unsur, mulai dari eksekutif, legislatif hingga yudikatif yang pernah berkomunikasi dengan Sony.
Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis hingga kini masih terus dikembangkan oleh Kejaksaan Agung untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat.* (tb/ad)
JAKARTA Telur selama ini dikenal sebagai salah satu sumber makanan bergizi. Selain mengandung protein berkualitas tinggi, telur juga men
KESEHATAN
JAKARTA TNI Angkatan Laut menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat sekitar 1,3 ton di perairan Riau. Barang te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa membantah anggapan bahwa dirinya mundur atau takut menghadapi polemik ijazah Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Akses menuju objek wisata pemandian air panas Sidebukdebuk di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Ut
PARIWISATA
JAKARTA Pengamat politik Arifki Chaniago menilai keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju dan
POLITIK
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai munculnya sejumlah nama kepala daerah dalam berbagai su
POLITIK
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang turun langsung meninjau pembangunan jalan semenisasi s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengunjungi Pesantren Darul Falah di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumate
PENDIDIKAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhamm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama masyarakat mengikuti kegiatan Batu Bara Bersholawat Jilid III yang digelar Majelis Peci
PEMERINTAHAN