BREAKING NEWS
Rabu, 01 Juli 2026

Golkar Panggil Anggota DPRD Terkait Dugaan Intimidasi dr Icha, Sarmuji: Terbukti Bersalah Kami Beri Sanksi

Nurul - Rabu, 01 Juli 2026 17:49 WIB
Golkar Panggil Anggota DPRD Terkait Dugaan Intimidasi dr Icha, Sarmuji: Terbukti Bersalah Kami Beri Sanksi
Sekjen Partai Golkar M Sarmuji saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026). (Foto: KOMPAS/ADHYASTA DIRGANTARA
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Partai Golkar mulai mengambil langkah internal terkait dugaan intimidasi terhadap Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr Icha. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, mengungkapkan bahwa DPD Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memanggil anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Therensius Lazakar, untuk dimintai klarifikasi.

Menurut Sarmuji, proses pemanggilan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya partai mengumpulkan fakta sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

"Kami sudah memanggil melalui DPD Provinsi NTT. Saat ini DPD sedang menyusun laporan hasil pemanggilan terhadap yang bersangkutan," kata Sarmuji kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga:

Ia menegaskan Golkar akan menangani persoalan ini secara objektif dan tidak terburu-buru dalam menjatuhkan kesimpulan. Partai juga mempertimbangkan pandangan para ahli, termasuk psikolog, guna mengetahui apakah dugaan intimidasi benar terjadi dan memiliki keterkaitan dengan kondisi korban.

Sarmuji menilai seluruh fakta harus diuji secara menyeluruh agar keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan bukti yang kuat.

Meski demikian, Golkar memastikan tidak akan memberikan perlindungan kepada kader yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Kalau memang kader kami salah, kami tidak akan tolerir. Kami pasti akan memberikan sanksi sesuai tingkat kesalahannya," tegas Sarmuji.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah dr Icha, dokter yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara, meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) setelah sebelumnya menjalani perawatan di Kota Kupang.

Sebelum meninggal, dr Icha diduga mengalami tekanan psikologis usai menangani pasien korban gigitan ular. Dugaan adanya intimidasi dalam proses penanganan pasien kini turut menjadi perhatian sejumlah pihak dan masih terus didalami oleh aparat serta lembaga terkait.* (in/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Diperalat Tetangga Curi Emas Orang Tuanya di Deli Serdang, Kerugian Capai Rp140 Juta
Musda Demokrat Sumut Memanas, Lokot Nasution Disorot, Sabam Sinaga Masuk Bursa Ketua DPD
Polres TTU Periksa Tiga Anggota DPRD Terkait Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha
Depresi Berat Usai Dugaan Insiden Intimidasi oleh Dua Anggota DPRD TTU, dr. Icha Meninggal Dunia
Jokowi Mulai Kunjungan Daerah Besok, Lampung Jadi Destinasi Pertama usai Pulih
Gibran Minta Koperasi Desa Merah Putih Tidak Saingi BUMDes dan Warung Warga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru