BREAKING NEWS
Senin, 06 Juli 2026

Berawal dari Laporan Warga, TNI Musnahkan Ladang Ganja 2,5 Hektare di Pegunungan Aceh Besar

T.Jamaluddin - Senin, 06 Juli 2026 08:07 WIB
Berawal dari Laporan Warga, TNI Musnahkan Ladang Ganja 2,5 Hektare di Pegunungan Aceh Besar
Personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh memusnahkan ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare di kawasan pegunungan Desa Mureu Bueng Ue, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (4/7/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH BESAR – Personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh memusnahkan ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare di kawasan pegunungan Desa Mureu Bueng Ue, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (4/7/2026). Aksi tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Operasi pemusnahan dipimpin langsung Kasdim 0101/Kota Banda Aceh Letkol Inf Muhsin, S.Ag., M.A.P., dengan melibatkan personel Kodim 0101/KBA, Babinsa, unsur intelijen, serta didukung sejumlah pihak terkait.

Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel pengecekan yang dipimpin Pasiops Kodim 0101/KBA Mayor Inf Muliadi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, disiplin, dan sesuai prosedur, termasuk memastikan tidak ada penyalahgunaan barang bukti selama operasi berlangsung.

Baca Juga:

Untuk mencapai lokasi sasaran, tim harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan hingga titik terakhir yang dapat diakses. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati jalur pegunungan dan kawasan hutan dengan medan yang cukup berat.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan tanaman ganja dengan tinggi sekitar 100 hingga 150 sentimeter yang diperkirakan telah berusia dua hingga tiga bulan. Seluruh tanaman kemudian dicabut hingga ke akar dan dibakar di lokasi guna memastikan tidak dapat dimanfaatkan kembali.

Kasdim 0101/Kota Banda Aceh Letkol Inf Muhsin menjelaskan, keberhasilan pengungkapan ladang ganja tersebut bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan seseorang yang membawa pupuk ke kawasan hutan.

"Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Babinsa melalui penyelidikan di lapangan. Setelah dipastikan kebenarannya, hasil temuan dilaporkan secara berjenjang hingga akhirnya dilakukan operasi pemusnahan," ujarnya.

Menurut Muhsin, keberhasilan tersebut menunjukkan komunikasi yang baik antara Babinsa dan masyarakat. Kepercayaan warga terhadap aparat teritorial dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika.

Sementara itu, Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc., menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan langkah pencegahan dan pemberantasan narkotika di wilayah Aceh Besar.

Ia menyebut keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman peredaran narkoba.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Dukungan masyarakat sangat penting dalam membantu aparat melakukan pencegahan maupun penindakan terhadap segala bentuk peredaran narkotika," tegasnya.

Kolonel Faurizal juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan dan mengancam kualitas sumber daya manusia.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
TNI Tambah Pengamanan di Titik Rawan Papua Usai Pilot AMA Tewas Ditembak KKB
Polda Lampung Bongkar Penyelundupan 5 Kg Sabu di Bakauheni, Oknum Brimob dan TNI AL Diamankan
Foto Letjen TNI Tri Budi Utomo Dikaitkan Kasus Korupsi MBG, Kemenhan Beri Klarifikasi
TNI: TPNPB-OPM Musuh Bersama, Aksi Teror di Papua Harus Dihentikan!
Pilot AS Diduga Ditembak KKB di Yahukimo, TNI Kerahkan Tiga Helikopter Evakuasi Jenazah
Kolonel Budi Utomo: Perwira Aktif TNI yang Terseret Dugaan Korupsi Proyek MBG, Ini Pernyataan Mabes TNI
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru