BREAKING NEWS
Kamis, 27 Agustus 2026

Polresta Jayapura Ungkap Dugaan Jual Beli Amunisi Ilegal ke Papua Nugini, Pelaku Akui Dapat dari Purnawirawan TNI

Dharma - Rabu, 08 Juli 2026 18:23 WIB
Polresta Jayapura Ungkap Dugaan Jual Beli Amunisi Ilegal ke Papua Nugini, Pelaku Akui Dapat dari Purnawirawan TNI
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen, saat memberikan keterangan kepada wartawan pada konferensi pers, Rabu (8/7/2026). (foto: Polresta Jayapura Kota)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

GEO mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena alasan ekonomi.

Menurut Fredrickus, sebelumnya pelaku sempat mencoba melakukan transaksi.

Namun, penjualan batal karena jenis amunisi yang dibawa tidak sesuai dengan permintaan calon pembeli.

"Sebelumnya sempat ada komunikasi dan mau transaksi, tetapi gagal karena jenis amunisi yang dibawa pelaku tidak sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh pihak pembeli di sana. Nah, saat pelaku hendak mencoba melakukan transaksi berikutnya pada hari Senin itu, tim kami langsung bergerak melakukan penangkapan sebelum pembelinya tiba," jelasnya.

Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan penjualan amunisi ilegal serta menelusuri apakah pelaku pernah melakukan transaksi serupa sebelumnya.

Atas perbuatannya, GEO telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait kepemilikan atau penguasaan amunisi tanpa hak, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Polisi juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengungkap asal-usul amunisi sekaligus memastikan tidak ada jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut.* (km/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mahasiswa Kepergok Isap Ganja di Rooftop Kos, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran ke Rekan Kampus
Sampai Jungkir Balik Angkut Material, Prajurit TNI Tak Gentar Hadapi Medan Ekstrem Bangun Jembatan Gantung untuk Warga Pedalaman Gayo Lues
Kepala BGN Nanik Sudaryati Temui KPK, Ada Agenda Kerja Sama dan Pencegahan Korupsi
DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua Tengah
Kepala BNN Deli Serdang Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Tahanan, Polda Sumut Buka Suara
Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 27 Orang Kini Jadi Tersangka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru