Wakil Bupati Asahan Sambut Kepulangan Kafilah MTQ, Raih Juara Umum V dan Bawa Pulang 24 Piala
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menyambut kepulangan Kafilah Kabupaten Asahan usai mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur&
PEMERINTAHAN
MEDAN -M. Hadi Haris Hutasuhut alias Gembong (32) kini terpaksa meringkuk di kursi roda setelah mengalami luka serius di kedua kakinya akibat tembakan polisi. Gembong adalah salah satu pelaku pencurian sepeda motor Yamaha N-Max milik seorang Kepala Lingkungan yang terjadi di Komplek Pik, Jalan Rahmad, Kecamatan Medan Denai pada 30 April 2024.
Kapolsek Medan Area, Kompol Hendrik Aritonang, menjelaskan bahwa penangkapan Gembong dilakukan pada Selasa (8/10/2024) lalu. Namun, dalam proses pengembangan untuk mencari rekannya, Farhan Siregar, Gembong berhasil melarikan diri. “Dia (Gembong) sempat melarikan diri pada saat pengembangan di lapangan. Dia melepaskan borgolnya sampai tangannya berdarah, lalu lari,” ungkap Hendrik.
Setelah pelarian yang cukup dramatis, Gembong kembali berada dalam incaran polisi. Farhan, yang ditangkap lebih awal, memberikan informasi penting mengenai keberadaan Gembong. Setelah beberapa hari melakukan pengejaran, polisi akhirnya berhasil menangkap Gembong pada dini hari, Senin (14/10/2024) di Jalan Ambai, Kecamatan Medan Tembung.
Saat ditangkap, Gembong sedang berada di rumah seorang wanita yang diduga merupakan pacarnya. Meskipun dalam keadaan terdesak, Gembong melakukan perlawanan saat petugas mencoba untuk menangkapnya. “Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan, makanya kita lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Hendrik.
Petugas tidak tinggal diam; Gembong akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di kedua kakinya agar tidak bisa melarikan diri lagi. Saat ini, ia dirawat di rumah sakit sembari menunggu proses hukum selanjutnya. Kapolsek menambahkan bahwa tindakan tegas ini perlu dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.
Kejadian ini semakin menyoroti maraknya tindakan kriminal di Medan, terutama pencurian yang melibatkan pelaku dengan rekam jejak yang membahayakan. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.
Dengan ditangkapnya Gembong, diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan jalanan. Sementara itu, proses hukum terhadapnya dan rekannya Farhan Siregar akan terus berjalan, dan mereka diharapkan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kerjasama antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kejahatan.
(N/014)
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menyambut kepulangan Kafilah Kabupaten Asahan usai mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur&
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani meninjau Dusun VIII, Desa Pertahanan, Kecamatan Se
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai menggelar Lomba Mewarnai dan Bazar UMKM dalam ra
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri kegiatan Khitan Massal dan Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Triwu
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Umat Islam diajak memanfaatkan sisa hari di bulan Muharram dengan memperbanyak amal ibadah dan berbagai bentuk kebajikan. Mome
AGAMA
ASAHAN Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan menggelar perlombaan menembak yang diikuti unsur Forum
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menawarkan peluang kerja sama di berbagai bidang kepada Pemerintah Kota Qingyuan, Provins
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah terus mempercepat penguatan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah diluncurkan sebag
NASIONAL
PUNCAK JAYA Lima pemuda yang sebelumnya tergabung dalam kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XXVIII/YambiMewoluk resmi menyatak
NASIONAL
JAKARTA Keberhasilan Indonesia membebaskan kapal niaga MV Sinar Kudus dari tangan perompak Somalia pada 2011 dinilai menjadi tonggak pent
NASIONAL