Sapa Warga Medan Deli: Warga Keluhkan Banjir hingga Bantuan PKH, Pemko Medan Siapkan Tindak Lanjut
MEDAN Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait banjir, jalan rusak, drainase, bantuan sosial hingga pelayanan administrasi kependuduk
PEMERINTAHAN
LANGKAT – Warga Dusun 5, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, mengajukan tuntutan kepada pemerintah untuk segera menutup pabrik pengolahan pinang PT. Ding Rui Feng. Tuntutan ini muncul setelah limbah yang dibuang pabrik tersebut ke parit dekat pemukiman warga di Desa Suka Mulia, menciptakan bau tak sedap yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat setempat.
Pada Selasa malam (20/1/2025), sejumlah warga, termasuk Suriono yang merupakan kaur Desa Suka Mulia, Kepala Dusun 6 Tanjung Mulia Dodi, serta warga lainnya seperti Wak Nonot dan Wak Banun, mendatangi pabrik tersebut untuk menyampaikan protes. Mereka mengungkapkan bahwa limbah pabrik telah menjadi masalah lama yang belum mendapat penanganan serius.
“Kami sudah tidak tahan dengan bau busuk yang berasal dari limbah yang dibuang ke parit di sekitar pemukiman kami. Limbah ini telah mencemari lingkungan dan mengancam kesehatan kami,” ujar Suriono saat ditemui di lokasi. Masyarakat meminta agar pemerintah segera mengambil tindakan tegas terhadap PT.
Ding Rui Feng yang mereka nilai telah melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Warga berharap pabrik yang tidak mampu mengelola limbahnya sesuai dengan peraturan harus segera dihentikan operasionalnya. “Kami berharap pemerintah tidak tinggal diam.
Pabrik ini harus dihentikan jika tidak dapat mengelola limbahnya dengan baik,” tegas Dodi, Kepala Dusun 6 Tanjung Mulia. Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Ding Rui Feng belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh warga.
Meski demikian, masyarakat tetap berharap adanya tindakan konkret dari pihak berwenang untuk mengatasi permasalahan limbah ini agar lingkungan mereka kembali bersih dan sehat. Kasus ini mencuatkan kembali pentingnya perlindungan terhadap lingkungan hidup, yang merupakan hak dasar setiap warga negara. Pemerintah diharapkan segera bertindak untuk memastikan kesejahteraan dan keberlanjutan ekosistem di wilayah tersebut.
(christie)
MEDAN Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait banjir, jalan rusak, drainase, bantuan sosial hingga pelayanan administrasi kependuduk
PEMERINTAHAN
OlehAhkam JayadiTINDAK pidana korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menggunc
OPINI
JAKARTA Selebgram Julia Prastini atau yang dikenal dengan nama Jule ditangkap polisi terkait dugaan kepemilikan vape yang mengandung eto
ENTERTAINMENT
MEDAN Nama SM Amin Nasution kembali diusulkan untuk diabadikan sebagai nama salah satu ruas jalan di Kota Medan. Usulan tersebut mendapa
SOSOK
TEKNOLOGI Xiaomi 18 Pro kembali menjadi sorotan setelah foto perangkat dalam kondisi nyata beredar di internet.Bocoran tersebut memperli
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lah
PERISTIWA
MEDAN Sesosok jenazah lakilaki ditemukan mengapung di perairan depan Gudang BSA, Bagan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu, 19 Sept
PERISTIWA
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Medan akan membacakan putusan perkara dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga digunakan sebagai tempat konsumsi dan transaksi narkoti
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Kecamatan Percut Seituan di Kabupaten Deli Serdang resmi dimekarkan setelah DPRD Deli Serdang menyetujui Rancangan Peratura
PEMERINTAHAN