BREAKING NEWS
Senin, 28 September 2026

24 Tahun Menanti Keadilan, Keluarga Arbi Syahputra Minta Kasus Tewas Ditembak Dibuka Kembali

Suwandi Purba - Selasa, 11 Agustus 2026 21:41 WIB
24 Tahun Menanti Keadilan, Keluarga Arbi Syahputra Minta Kasus Tewas Ditembak Dibuka Kembali
Pahala Sitorus dan Musyawab. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Beberapa hari kemudian, Musyawab mendatangi Polrestabes Medan untuk menanyakan penyebab kematian putranya. Dia mengaku mendapatkan penjelasan bahwa Arbi bukan tewas dibunuh, melainkan terbunuh.

Musyawab juga mengaku dirinya dan istrinya beberapa kali didatangi orang yang disebut sebagai utusan kepolisian untuk memberikan uang duka. Namun, pemberian tersebut ditolak oleh istrinya.

"Istri saya saat itu selalu bilang, saya tak mungkin bisa menerima uang dari hasil kematian anak saya. Pulihkan saja nama baik anak saya karena tidak mungkin dia pelaku perampokan. Dan hukum pelaku penembakan itu," tutur Musyawab.

Menurut Musyawab, yang paling diharapkan keluarga saat ini bukanlah pengembalian nyawa putranya, melainkan kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi serta pemulihan nama baik Arbi apabila tuduhan terhadapnya terbukti tidak benar.

"Istri saya tak bisa terima dan batinnya terus tersiksa. Anak kami itu sejak usia 1 tahun mengidap epilepsi sehingga sekolahnya pun sampai SMP saja. Tapi dituduh pelaku perampokan dan ditembak mati. Bagaimana seorang anak berkebutuhan khusus dengan kondisi tubuh yang lemah bisa dituduh pelaku perampokan?" kata Musyawab.

Minta Kasus Dibuka Terang

Musyawab mengatakan dirinya kembali memiliki semangat memperjuangkan kasus tersebut setelah melihat sejumlah perkara lama dapat kembali mendapat perhatian publik.

Dia kemudian meminta bantuan aktivis dan konten kreator Suwandi Purba serta advokat Pahala Sitorus untuk membantu memperjuangkan pengungkapan kasus kematian putranya.

Pahala mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh fakta mengenai kematian Arbi dapat ditelusuri berdasarkan bukti dan proses hukum.

"Apakah Arbi Syahputra dibunuh atau terbunuh tetap harus diungkap siapa pelakunya," kata Pahala.

Dia berharap seluruh pihak yang pernah terlibat dalam penanganan perkara tersebut dapat ikut membantu membuka kembali informasi dan dokumen yang masih tersedia.

"Mereka tidak menuntut yang macam-macam hanya keadilan dan ketenangan batin," tegasnya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru