Menag Nasaruddin Umar di Mahasabha XIII PHDI: Jika Cinta Sudah Berbicara, Semuanya Akan Mudah
JAKARTA Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengajak masyarakat Indonesia untuk memperkuat rasa cinta dan menjaga kebhinekaan sebagai fonda
NASIONAL
JAKARTA – Mantan Komandan Jenderal Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko menyoroti kasus hukum yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Soenarko menyebut proses hukum tersebut sebagai "dagelan penegakan hukum" hingga permainan politik kotor.
Pernyataan itu disampaikan Soenarko kepada wartawan, Jumat (14/8/2026). Ia mempertanyakan proses hukum yang menurutnya berujung pada penetapan Roy Suryo dan Dokter Tifa sebagai tersangka.
"Pengadilan ini, yang dimulai dari prapid, ini dagelan penegakan hukum yang sedang berjalan di Republik Indonesia ini. Kalau tidak dibilang dagelan penegakan hukum, ini permainan politik kotor," ujar Soenarko.Baca Juga:
Soenarko menilai muncul kejanggalan dalam perkara tersebut. Dia mempertanyakan proses penelitian mengenai ijazah Jokowi yang kemudian berujung pada perkara pidana terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifa.
"Kemudian pihak Jokowi, dengan dukungan back up, dia punya kekuatan, aneh bin ajaib buntutnya. Jokowi belum menunjukkan ijazah aslinya, tahu-tahu Roy-Tifa sudah ditersangkakan dengan alasan memfitnah, mencemarkan nama baik, dan lain sebagainya," katanya.
Menurut Soenarko, proses hukum terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifa seharusnya tetap diuji berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku. Ia berharap keduanya memperoleh keadilan dalam menghadapi perkara tersebut.
"Kami sekarang, menuntut ini dibuka, dahulu ada nasihat orang tua, langit mau runtuh pun hukum harus ditegakkan. Karena itu kita berupaya skenario dagelan penegakan hukum ini kita harus bisa kalahkan dengan fakta-fakta yang sekarang ditunjukkan, disampaikan para lawyer," ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPP TNI), Laksma (Purn) Moeryono Aladin, turut memberikan tanggapan. Ia menilai penetapan Roy Suryo dan Dokter Tifa sebagai tersangka merupakan bentuk kriminalisasi.
Moeryono berharap Presiden Prabowo Subianto dapat melakukan pembenahan terhadap tata kelola penegakan hukum sehingga kasus serupa tidak kembali terjadi.
"Kami yang tergabung dalam FPP TNI meyakini apa yang dilakukan penyidik dalam menentukan tersangka Mas Roy dan Dokter Tifa itu suatu hal yang tidak benar, tidak sah. Inilah menunjukkan di Indonesia, khususnya di ranah hukum masih terjadi kriminalisasi," kata Moeryono.
Ia juga mengatakan pihaknya telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada Prabowo.
"Kami sudah sampaikan ke Pak Prabowo supaya jangan ada kriminalisasi pada Mas Roy dan Dokter Tifa, mereka ini pejuang kebenaran," ujarnya.
JAKARTA Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengajak masyarakat Indonesia untuk memperkuat rasa cinta dan menjaga kebhinekaan sebagai fonda
NASIONAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) membenarkan adanya dugaan permintaan uang oleh dua oknum jaksa kepada lima kepala s
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kabar duka datang dari dunia sepak bola Sumatera Utara. Tumsila, legenda PSMS Medan dan mantan pemain Timnas Indonesia yang dikena
SOSOK
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang dapat dipertimbangkan pelaku usaha mikro, kecil, d
EKONOMI
JAKARTA Islam mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari aktivitas seharihari hingga hubungan dalam rumah tangga Salah satu
AGAMA
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat,
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Jumat, 9 Oktober 2026. Se
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Jumat, 9 Okto
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Jumat, 9 Oktobe
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (D
NASIONAL