Baru 35 Persen Terdata, Dinsos Medan Ajak Warga Segera Daftar Perlinsos Sebelum 31 Agustus
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
Sumatera Selatan – Bripda Faras Nabhan Atallah, anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lahat, gugur dalam tugas setelah menjadi korban serangan mematikan oleh bandar narkoba saat penggerebekan di Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, pada Rabu (22/1/2025). Serangan dengan senjata tajam ini merenggut nyawanya, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan sang kekasih, Tita (22).
Tita pertama kali mendapat kabar kematian Faras dari seorang teman. “Ayas (sapaan akrab Faras) kena tusuk sajam saat penggerebekan,” ungkap Tita saat ditemui di rumah duka di Jalan Jepang, Perumahan Villa Gardena 4, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang. Dengan mata sembab dan suara bergetar, Tita mengungkapkan bahwa mereka telah membicarakan rencana pernikahan setelah dirinya menyelesaikan kuliah.
Ingatan Tita kembali ke pertemuan terakhir mereka pada 10 Januari 2025, ketika Faras tampak berbeda. Tatapannya kosong dan jarang aktif di media sosial. Kata-kata terakhir Faras yang membekas dalam ingatannya adalah, “Kamu bisa sendiri, jangan manja,” seolah menjadi firasat yang menyakitkan. Kompol Ahmad Fauzi, ayah Bripda Faras, menuturkan bahwa anaknya meninggal syahid dalam tugas.
“Anakku mati syahid,” ucapnya dengan bibir bergetar, sambil menerima pelayat yang terus berdatangan. Rencananya, jenazah Bripda Faras akan dimakamkan di TPU Kebun Bunga, Sukarami, Palembang, setelah tiba dari Lahat. Selain Faras, dua personel lainnya, Brigpol Didit Prasetyo dan Bripka Kunto Wibisono, mengalami luka serius dan sedang menjalani perawatan di RSUD Lahat.
Bripda Faras terlibat dalam penggerebekan bandar narkoba jenis ganja di Tanjung Sakti sekitar pukul 03.30 WIB. Saat pelaku, Ebi (27), membuka pintu, ia langsung menyerang menggunakan parang. Serangan membabi buta tersebut membuat Faras terluka parah hingga tewas di tempat.
Dua anggota lainnya juga terkena serangan sebelum akhirnya Ebi mencoba melarikan diri melalui pintu belakang. Namun, tembakan yang mengenai kaki Ebi berhasil melumpuhkannya. Polisi menemukan 1,2 kilogram ganja kering dalam tas ransel di rumah tersebut.
Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, melalui Kasubsi Humas Aiptu Lispono, mengonfirmasi kejadian tragis ini. “Tiga anggota menjadi korban. Satu meninggal dunia. Pelaku dan barang bukti telah diamankan,” ujarnya. Selain Ebi, Lindi Fernandes (20), yang diduga rekan pelaku, juga ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi terus mengembangkan kasus ini guna memberantas jaringan narkoba di wilayah tersebut.
(CHRISTIE)
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen memperkuat perhatian dan dukungan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jas
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendorong agar program
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tantangan hafalan AlQur&039an berhadiah minuman beralko
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Ratusan murid dari lima sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan bergizi gra
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyiapkan sejumlah bukti, saksi, hingga ahli untuk menghadapi sidang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menurutnya, penggu
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia. Meski hidup dalam kete
NASIONAL