'Tunggu Tanggal 17', BPIP Simpan Rahasia Kejutan Formasi Paskibraka di HUT ke-81 RI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
SIMALUNGUN -Polisi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, baru-baru ini mengungkapkan perkembangan terbaru terkait kasus seorang pria bernama Sentanu (41 tahun), yang menggunakan senjata api jenis airsoft gun untuk mengancam warga. Kejadian ini memicu keresahan di masyarakat, dan pihak kepolisian segera bertindak untuk menangkap pelaku.
Kepala Polsek Serbelawan, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, menjelaskan bahwa Sentanu mengaku memperoleh senjata airsoft gun berjenis Glock 19 dengan harga Rp 2,5 juta dari seorang individu bernama Tusiran. Tusiran, yang merupakan warga Huta V Purbasari, Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok, saat ini sedang dalam penyelidikan untuk memahami lebih lanjut mengenai keberadaan dan peranannya dalam kasus ini.
“Berdasarkan keterangan pelaku, senjata soft gun tersebut diperoleh dari saudara Tusiran yang tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi senjata,” ujar AKP Syamsul Bahri, saat memberikan keterangan kepada media pada Jumat, 4 Oktober 2024.
Sentanu ditangkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang merasa terancam dengan tindakan koboi yang dilakukan olehnya. Dalam aksinya, ia diketahui sering mengancam warga menggunakan senjata tersebut, yang tentu saja membuat ketakutan di kalangan masyarakat sekitar.
Setelah proses penyelidikan yang intensif, Sentanu ditetapkan sebagai tersangka. Ia kini ditahan di Sat Reskrim Polres Simalungun, di mana kasusnya ditangani oleh satuan Jatanras (Jaringan Kejahatan Terorganisir) Polres Simalungun. “Kami sudah menetapkan tersangka dan saat ini ia ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tambah KBO Sat Reskrim Polres Simalungun, IPDA Bilson Hutauruk, pada Kamis, 4 Oktober 2024.
Polisi saat ini masih terus mendalami kasus ini, termasuk mencari tahu lebih lanjut mengenai Tusiran, yang diduga merupakan penjual senjata kepada Sentanu. Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap jaringan yang mungkin terlibat dalam peredaran senjata ilegal, serta mencegah kejadian serupa di masa depan.
Kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan tindakan mencurigakan yang dapat membahayakan keselamatan publik. Dengan penegakan hukum yang tegas, diharapkan masyarakat Simalungun dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari ancaman tindak kejahatan semacam ini.
(N/014)
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK
MEDAN Seorang siswi SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus menjalani perawatan intensif di Pediatric Intensive Ca
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap sejumlah Presiden dan Wakil Presiden terdahulu telah mengonfirmas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah pusat bergerak cepat menangani kondisi darurat pascagempa magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT
NASIONAL
NUSA TENGGARA TIMUR Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sejumlah alat berat untuk menangani longsoran yang menutup badan jalan n
NASIONAL